Tubektomi: Keuntungan dan Kerugian

Keuntungan dan kerugian dari tubektomi sangat penting untuk diketahui oleh wanita. Sampai saat ini sering terjadi masalah ekonomi di berbagai negara. kesehatan dan Khususnya pada kesehatan ibu dan anak, angka kematian ibu dan angka kematian bayi meningkat di banyak negara.

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, oleh karena itu pemerintah mencari solusi dengan keluarga berencana. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesehatan, kesejahteraan dengan membatasi dan memberikan jarak kehamilan sehingga kematian ibu dan bayi menurun. Nah, untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi, kemudian menciptakan kontrasepsi stabil atau sterilisasi. Sterilisasi dibagi menjadi dua bagian, yaitu tubektomi untuk wanita dan vasektomi untuk pria.

Tubektomi adalah prosedur medis dengan memotong atau menutup tuba saluran tabung kiri dan kanan untuk menghindari pertemuan antara sel telur dan sperma. Bagi wanita yang ingin melakukan ligasi tuba harus siap dan tulus untuk tidak memiliki anak kembali. Hal ini karena metode kontrasepsi dilakukan dengan cara memutuskan pertemuan antara sel telur dan sperma sehingga tidak akan ada kehamilan.

Persyaratan untuk melakukan tubektomi:

  • Gangguan fisik
  • Gangguan psikologis
  • Melahirkan melalui operasi caesar berulang

Persyaratan untuk tidak melakukan tubektomi:

  • Positif hamil
  • Pendarahan fagina yang tidak diketahui penyebabnya
  • Peradangan rongga panggul
  • Masih ingin kehamilan di masa depan
  • Tidak ada kesepakatan secara tertulis oleh istri dan suami

Keuntungan dan kerugian dari tubektomi:

A. Keuntungan tubektomi:

1. Perlindungan kehamilan sangat tinggi

2. Tidak mempengaruhi libido generatif

3. Tidak mengganggu kehidupan pasangan

4. Tidak mempengaruhi ASI

5. Lebih aman karena tingkat kegagalan sangat kecil

6. Lebih efektif

7. Tidak ada perubahan dalam fungsi generatif

8. Tidak ada efek samping dalam jangka panjang

B. Kekurangan dari tubektomi:

1. Metode kontrasepsi ini tidak dapat dipulihkan karena permanen

2. Tidak terjadi kesuburan

3. Tidak akan terjadi kehamilan berikutnya sehingga wanita bisa menyesal

4. Rasa sakit dalam jangka pendek setelah perawatan medis

5. Kemungkinan infeksi terjadi jika prosedur operasi tidak dilakukan dengan benar

Komplikasi tubektomi:

  • Infeksi luka
  • Lebam
  • Mengalami demam pasca operasi
  • Ada cedera pada kandung kemih
  • Nyeri di daerah operasi

Nah, itulah informasi tentang kelebihan dan kekurangan dari tubektomi. Bagi Anda yang ingin melakukan tubektomi harus memenuhi syarat. Selain itu, sebelum mengambil keputusan, Anda dan suami harus mempertimbangkan dengan hati-hati karena metode kontrasepsi ini adalah kontrasepsi permanen sehingga tidak akan terjadi kehamilan berikutnya. Meskipun tuba fallopi yang dipotong selama operasi dapat terhubung kembali, namun tingkat keberhasilan untuk hamil lagi sangat kecil. Setelah Anda dan suami Anda setuju dengan metode kontrasepsi ini, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sehingga Anda dapat mengetahui lebih lanjut tentang persyaratan dan waktu untuk melakukan operasi tubektomi.

Loading...

2 comments on “Tubektomi: Keuntungan dan Kerugian

  1. nurlaela komala

    Saya sudah dua kali cesar pada kehamilan pertama dan ketiga karena placenta prefia.apakah bisa saya hamil lagi, dengan melahirkan secara normal.dan tidak di steril.

  2. dewi

    apakah tubektomi dapat dilakukan seperti pasang IUD atau harus persiapan seperti mau operasi,trima kasih

Comments are closed.