Sebutkan 7 kondisi yang merupakan akibat dari seringnya mengalami sakit kepala!

JawabKatagori: BiologiSebutkan 7 kondisi yang merupakan akibat dari seringnya mengalami sakit kepala!
Tanti Staff asked 1 tahun ago

Sebutkan 7 kondisi yang merupakan akibat dari seringnya mengalami sakit kepala!

Loading…

1 Answers
Dadan Staff answered 1 tahun ago

“Anda perlu memperhatikan beberapa hal ketika Anda mengalami sakit kepala, antara lain yaitu tentang kapan sakit kepala itu muncul, bagaimana intensitasnya, seberapa sering frekuensinya, apakah ada gejala lain yang menyertai, dan adakah riwayat menderita suatu penyakit. Hal ini ditujukan agar dapat dilakukan tindakan secepatnya jika dicurigai mengarah ke kondisi yang berbahaya. Sakit kepala dapat menimbulkan berbagai akibat. Akibat sering sakit kepala dapat menimbulkan berbagai kondisi seperti berikut ini:
1. Rasa tidak nyaman
Akibat sering sakit kepala yang pertama yaitu rasa tidak nyaman. Hal ini karena rasa sakit yang datang kapan saja, sehingga mengganggu aktifitas. Kegiatan rutin sehari-hari seperti bekerja atau belajar tentunya dapat terhenti karena sakit kepala, baik hanya dalam waktu sebentar maupun dalam waktu yang cukup lama tergantung berat ringannya sakit kepala. Apalagi jika Anda sedang berada dalam momen-momen penting, tentunya dengan datangnya sakit kepala dapat merusak momen tersebut. Selain mengganggu aktifitas, istiahat pun juga terganggu akibat sakit kepala. Tidur menjadi tidak nyenyak waktu sakit kepala datang menyerang.
2. Susah berkonsentrasi
Anda juga akan susah berkonsentrasi akibat sering sakit kepala. Dalam proses berfikir tentunya membutuhkan otak sebagai komponen utamanya. Jika mengalami sakit kepala, otak menjadi susah untuk berfikir. Biasanya sakit kepala akan bertambah berat jika Anda tetap memaksakan untuk berfikir atau melakukan hal-hal yang membutuhkan konsentrasi. Oleh karena itu sebaiknya Anda beristirahat dulu atau menghentikan aktifitas ketika sedang sakit kepala.
3. Semangat menurun
Jika Anda sering menderita sakit kepala, tentunya dapat menurunkan semangat. Padahal semangat sangat diperlukan untuk produktifitas kerja dan menjalani hari-hari dengan menyenangkan. Sakit kepala juga dapat membuat seseorang kurang bertenaga. Badan menjadi lemah, letih, lesu yang dapat berdampak pada penurunan produktifitas kerja dan kualitas hidup seseorang.
4. Rasa cemas
Akibat sering sakit kepala yang berikutnya yaitu timbulnya rasa cemas. Rasa cemas ini biasanya diakibatkan karena sakit kepala yang tidak kunjung sembuh atau sering kambuh sehingga seseorang menjadi khawatir sedang menderita penyakit yang berbahaya. Sebab penyakit yang menakutkan seperti tumor otak, penyakit jantung, maupun stroke juga dapat ditandai dengan salah satu gejalanya sakit kepala. Terkadang ketakutan tersebut terlalu berlebihan, namun untuk kewaspadaan dini ada baiknya Anda periksa ke dokter untuk mencari penyebab sakit kepala yang sering Anda alami dan mendapatkan solusinya.
Selain kecemasan karena takut menderita penyakit berat, kecemasan juga dapat berupa takut untuk melakukan aktifitas fisik yang agak berat atau pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi yang ekstra. Seseorang juga dapat mengalami kekhawatiran ketika akan bepergian ke tempat yang jauh karena takut sakit kepalanya akan kambuh, terutama bagi mereka yang sering mabok kendaraan.
5. Sering mengkonsumsi obat
Sering sakit kepala juga dapat mengakibatkan seseorang menjadi sering minum obat. Bahkan pada beberapa kasus seseorang seperti kecanduan obat, karena seakan pusingnya tidak mau sembuh jika tidak minum obat. Hal ini bisa menjadi berbahaya jika Anda memilih obat sakit kepala sembarangan. Oleh karena itu, jika mengkonsumsi obat sakit kepala sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter, apalagi jika digunakan untuk pemakaian jangka panjang.
6. Mual/muntah
Anda juga dapat mengalami mual/muntah akibat sering sakit kepala. Hal ini dikarenakan sakit kepala yang terjadi di sekitar otak dapat mengganggu persyarafan yang berhubungan dengan respon mual/muntah. Anda mungkin pernah mengalami ketika kepala Anda merasa pusing, perut pun juga ikut mual. Jika hanya terjadi pada suatu kondisi atau terjadi sesekali saja maka sakit kepala yang disertai mual/muntah merupakan hal yang wajar. Namun jika hal tersebut sangat sering terjadi maka Anda perlu waspada karena bisa jadi karena adanya penyakit di daerah otak.
7. Pingsan
Akibat sering sakit kepala juga dapat berdampak pada menurunnya kesadaran atau pingsan. Hal ini bisanya terjadi akibat menurunnya pasokan nutrisi berupa oksigen ke otak. Sakit kepala yang dapat menimbulkan pingsan antara lain ketika seorang berada pada area yang oksigennya sangat kurang (misalnya berdesak-desakan di kerumunan massa), berdiri lama di bawah terik sinar matahari, mengalami kekurangan cairan (dehidrasi) atau seseorang yang mengalami tekanan darah rendah (hipotensi) dan kurang darah (anemia). Hal yang harus diwaspadai adalah ketika pingsan terjadi akibat tersumbatnya aliran darah atau pecahnya pembuluh darah di otak. Kondisi ini harus secepatnya mendapatkan pertolongan medis karena dapat menyebabkan kematian.
Untuk menghindari terjadinya sakit kepala, Anda dapat melakukan berbagai langkah pencegahan. Langkah tersebut antara lain yaitu dengan berolahraga secara teratur, memperhatikan posisi tubuh ketika tidur maupun saat beraktifitas, mengelola pikiran untuk selalu tenang agar terhindar dari stres, makan teratur dengan gizi yang seimbang, dan banyak minum air putih agar terhindar dari dehidrasi. Anda sebaiknya juga menghindari gaya hidup yang kurang baik, antara lain yaitu makan makanan yang banyak mengandung lemak dan gula, sering begadang, terlalu banyak mengkonsumsi minuman kopi dan minuman bersoda, merokok, dan minum minuman beralkohol. Hindari bekerja terlalu berat dan selalu luangkan waktu yang cukup untuk beristirahat.
Anda sebaiknya waspada jika sakit kepala yang Anda alami menunjukkan gejala yang semakin parah dan sudah sangat mengganggu. Hal yang harus Anda waspadai yaitu jika sakit kepala yang Anda rasakan sangat hebat, timbul secara tiba-tiba, leher/tengkuk sering kaku, selalu disertai mual/muntah, menimbulkan berkurangnya atau hilangnya kesadaran, adanya kelemahan/kelumpuhan anggota gerak, susah berbicara/cadel/pelo, sesak nafas, dan nyeri dada. Jika terdapat gejala-gejala tersebut sebaiknya segera konsultasikan ke dokter karena bisa jadi merupakan tanda penyakit yang berbahaya sehingga dapat ditangani dengan cepat.”

Loading…