Penyebab Neuroblastoma Pada Anak

Penyebab neuroblastoma pada anak-anak perlu diketahui lebih dalam karena ini adalah penyakit kanker. Penyakit neuroblastoma termasuk kanker yang memiliki angka kematian cukup tinggi di banyak negara berkembang. Penyakit Neuroblastoma bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak dan orang dewasa.

Namun, penyakit neuroblastoma paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini biasanya menyebabkan penderita mengeluh sakit perut kemudian membengkak pada bagian yang sakit. Nah, apa sebenarnya neuroblastoma ini? Neuroblastoma adalah kanker yang tumbuh dari sel-sel saraf yang belum matang yang dapat berkembang di beberapa bagian tubuh. Neuroblastoma ini termasuk kanker ganas yang dibagi menjadi tiga bagian, yaitu stadium rendah, tahap menengah dan tahap tinggi.

Umumnya, neuroblastoma sering muncul dalam dan kelenjar adrenal di perut. Sistem dalam tubuh akan menyebabkan peningkatan denyut jantung, hipertensi dan merangsang hormon tertentu dalam tubuh. Selain kelenjar adrenal di perut, neuroblastoma juga biasanya tumbuh dan berkembang di bagian yang memiliki hubungan dengan sel-sel saraf seperti leher, dada, tulang, kelenjar getah bening, sumsum tulang dan hati.

Penyebab neuroblastoma pada anak-anak

Penyebab neuroblastoma tidak diketahui secara pasti, namun kanker ini dimulai dari mutasi genetik pada sel normal yang terus tumbuh. Sel-sel kanker ini terus tumbuh sampai akhirnya akumulasi sel-sel abnormal membentuk tumor. Neuroblastoma ini terjadi ketika neuroblasts pada janin normal gagal menjadi sel-sel saraf dewasa atau sel medula adrenal. Kebanyakan neuroblasts matang saat kelahiran dan sejumlah kecil neuroblasts belum ada yang ditemukan pada bayi baru lahir. Beberapa kasus neuroblasts akan tumbuh dan menghilang. Namun, ada juga bentuk neuroblastoma atau tumor ganas. Untuk anak-anak yang memiliki riwayat pada keluarga neuroblastoma, mungkin akan menderita neuroblastoma.

Gejala neuroblastoma:

Gejala neuroblastoma bervariasi, tergantung pada lokasi tumor. gejala awal neuroblastoma seperti pasien merasa lelah, nafsu makan menurun, demam, perut terasa kembung dan nyeri. Selain itu, tumor yang ada di bawah kulit terasa kasar saat disentuh, perubahan kebiasaan buang air besar atau sembelit dan pembengkakan pada kaki dan dada sehingga menyebabkan pasien mengalami masalah pernapasan, perubahan mata termasuk kelopak mata, ukuran pupil yang berbeda dan dalam sumsum tulang menyebabkan pasien menderita anemia.

Jika anak Anda memiliki gejala seperti gejala yang tercantum di atas, terutama memiliki riwayat neuroblastoma dalam keluarga, maka segera konsultasikan ke dokter sehingga Anda dapat lebih mengetahui penyebab dari gejala-gejala yang terjadi pada anak Anda. Hal ini karena penyakit ini kebanyakan terjadi pada anak-anak, terutama anak laki-laki. Itulah informasi tentang gejala dan penyebab neuroblastoma pada anak-anak. Dengan mengetahui gejala yang terjadi, segera melakukan pemeriksaan. Semakin cepat Anda ke dokter, maka pengobatan lebih cepat dilakukan untuk mengatasi gejala yang terjadi.

Loading...