Apa yang dimaksud dengan Sel Kerucut

Sel kerucut adalah tipe kedua sel fotoreseptif di retina yang bertanggung jawab untuk penglihatan pada siang hari. Mereka lebih pendek dan lebih lebar bila dibandingkan dengan sel punca, dan membran luar memiliki bentuk kerucut yang unik.

Secara signifikan, sel-sel kerucut terkonsentrasi ke fovea atau bagian tengah retina. Mereka peka terhadap cahaya terang. Ini berarti sel-sel ini membutuhkan lebih banyak foton untuk penglihatan. Oleh karena itu, visi mereka disebut visi cahaya tinggi (visi photopic).

Ada tiga jenis sel kerucut di retina. Mereka merespon panjang gelombang yang berbeda: panjang (564–580 nm), sedang (534–545 nm), dan lebih pendek (420–440 nm). Oleh karena itu, sel-sel kerucut disebut L-cones (sensitif terhadap cahaya merah), M-cones (sensitif terhadap lampu hijau), dan S-cones (sensitif terhadap cahaya biru).

Mereka memiliki tiga jenis photopsin yang berbeda dan memberikan penglihatan warna atau trikromatik. Selain itu, setiap sel kerucut terhubung ke sel bipolar individu, meningkatkan resolusi gambar.

Persamaan Antara Sel Batang dan Sel Kerucut

  • Sel batang dan sel kerucut adalah dua jenis sel fotoreseptif di retina mamalia.
  • Mereka adalah jenis sel saraf yang dimodifikasi.
  • Apalagi keduanya menyerap cahaya (foton).
  • Sebab, keduanya mengandung protein fotoreseptif untuk menyerap cahaya. Pigmen penyerap cahaya terjadi di segmen luar dari membran invaginasi.
  • Selain itu, proses kimia mereka untuk phototransduction serupa.
  • Selanjutnya, mereka membentuk sinaps dengan sel bipolar.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *