Apa yang dimaksud dengan Pusat Sel (Cell Center)

Pusat Sel (Cell Center) (centrosome) adalah Organel yang berlokasi di dekat inti tempat mikrotubulus diatur dan lokasi tiang gelendong selama mitosis. Sepasang centrioles, susunan mikrotubulus, ditemukan di pusat sel hewan.
siklus sel Siklus reproduksi sel eukariotik: urutan kejadian yang teratur (M, G1, Fase S, dan G2) saat sel menduplikasi kontennya dan membaginya menjadi dua.

Tubuh dari organisme terdiri dari sistem organ, sistem organ disusun oleh organ, organ dibentuk oleh jaringan, dan jaringan dibentuk dari sel.

Intinya setiap makhluk hidup memiliki sel yang menjadi penyusun dasar tubuh mereka meskipun hanya satu. Sel mengatur dan mengolah semua informasi sehingga dapat menjalankan fungsi kehidupan pada makhluk hidup.

Contoh makhluk hidup bersel satu adalah bakteri dan protozoa. Sementara virus merupakan makhluk aseluler atau tidak memiliki sel. Sehingga virus sering digolongkan sebagai bukan makhluk hidup.

Berdasarkan jumlah selnya, makhluk hidup yang disusun oleh banyak sel disebut organisme multiseluler, sedangkan makhluk hidup yang disusun oleh satu sel disebut organisme uniseluler.

Struktur Sel

Secara umum sel terdiri atas 3 bagian utama, yaitu membran sel, sitoplasma, dan inti sel.
Sel juga memiliki komponen padat di dalam sitoplasma yang disebut organel sel. Organel–organel sel memiliki fungsi masing-masing. Berikut penjelasannya.

1. Membran Sel / Membran plasma
Membran sel adalah selaput tipis yang merupakan bagian terluar dari sel, membran sel juga sering disebut plasmalema.

Ia bertugas untuk mengatur hubungan antara komponen dalam sel dengan lingkungan luar sel. Membran sel terdiri dari lipid (lemak) berupa fosfolipid, protein, dan karbohidrat dengan komposisi yang berbeda-beda tergantung jenis selnya. Sesuai dengan namanya, Fosfolipid (senyawa lemak) disusun oleh fosfat yang bersifat hidrofilik (suka air) dan lipid yang bersifat hidrofobik (takut air).

Adapun fungsi membran adalah:

– Melindungi dan membungkus isi sel.
– Memisahkan dan mengontrol hubungan bagian dalam sel dengan linkungan luar.
– Mengatur pertukaran (transportasi) zat dari dalam keluar sel atau sebaliknya.
– Tempat terjadinya reaksi kimia.

2. Sitoplasma (Cairan Sel)
Sitoplasma ini adalah cairan sel yang terdapat di dalam membran sel selain inti sel (nukleus).
Penyusun utama dari sitoplasma ada air yang berfungsi sebagai pelarut dan tempat terjadinya reaksi kimia.
Matriks sitoplasma merupakan sitosol(cairan) yang bersifat koloid (bentuk campuran yang terdiri dari 2 zat yang homogen).

Matriks sitoplasma dapat berubah dari fase gel (semipadat) ke fase sol (cairan). Matriks sitoplasma memiliki sifat iritabilitas (peka terhadap rangsangan) dan konduktivitas (mampu memindahkan atau meneruskan rangsangan).

Fungsi sitoplasma adalah:

– Tempat berlangsungnya reaksi kimia dan metabolisme.
– Sebagai tempat menjaga fungsi kehidupan sel.
– Menjaga keadaan di dalam sel.
– Mengatur transpor zat di dalam sel.

Pembentukan energi.
– Tempat mengontrol pergerakan sel.
– Fungsi tersebut dilakukan oleh organel-organel sel.

Nah organel sel juga terdapat dalam sitoplasma. Beberapa organel sel antara lain adalah Mitokondria, berfungsi menghasilkan energi. Lisosom, berfungsi melakukan pencernaan dalam sel. Ribosom, berfungsi sebagai tempat sintesis protein. Retikulum Endoplasma, berfungsi untuk Transportasi berbagai zat di dalam sel. Badan golgi, berfungsi untuk sintesi protein dan berhubungan dengan kerja ribosom dan retikulum endoplasma. Mikrotubulus, melindungi dan mejaga bentuk sel. Mikrofilamen, berperan dalam proses pergerakan sel.

Kloroplas, berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis pada tumbuhan. Sentrosom (Sentriol), sebagai tempat pembelahan sel.

3. Nukleus
Nukleus adalah inti sel. Inti sel berbentuk bulat atau lonjong dan sering terletak di tengah sel atau di tepi sel.
Nukleus merupakan bagian terpenting dari kehidupan sel. Nukleus memiliki fungsi utama sebagai pusat pengendali segala aktivitas sel.

Nukleus sel dilindungi oleh sebuah dinding yang menyerupai membran sel. Struktur pelindung ini disebut membran inti.

Meski hanya inti sel, nukleus juga memiliki struktur yang kompleks. Terdapat beberapa bagian nukleus yakni terdiri dari nukleus, kromatin, dan nukleoplasma.

Nukleolus merupakan struktur berbentuk bulat yang disusun oleh filamen dan butiran-butiran komponen. Anak inti mengandung RNA, DNA dan bebrapa protein yang berfungsi dalam perakitan ribosom.

Fungsi nukleus adalah sebagai berikut:

– Sebagai pusat pengatur dan pengendali segala aktivitas sel.
– Tempat penyimpanan informasi genetik organisme tersebut.
– Memulai dan mengakhiri suatu tindakan yang dilakukan oleh sel.
– Tempat terjadinya sebagian proses pembelahan sel.

Fungsi Sel Dalam Tubuh Makhluk Hidup

Sel bukan hanya sebagai bagian yang berguna, namun juga pembangun, pengontrol seluruh aktivitas makhluk hidup.

Fungsi ini dijalankan tidak hanya oleh satu sel, namun sekelompok sel yang membentuk jaringan, kemudian jaringan dengan tujuan yang sama akan membentuk organ, lalu beberapa organ membentuk sistem organ, dan sistem organ membentuk makhluk hidup (organisme).

Robert Hooke merupakan ilmuan pertama yang melakukan pengamatan sel secara tidak sengaja, ia mengamati sel gabus dari tumbuhan oak di bawah mikroskop dan kemudian menemukan rongga-rongga kosong seperti sarang lebah, yang kemudian dinamakan sel.

Secara umum fungsi sel yang sekaligus menjadi teori sel adalah sebagai berikut :
– Sel sebagai unit pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup (Rudolf Virchow)
– Sel sebagai kesatuan hereditas (pewarisan sifat) yang dapat menurunkan sifatnya kepada keturunannya (Teori ini diperkenalkan oleh Walter Sutton dan Theodor Boveri)
– Sel sebagai unit fungsional tubuh (Teori yang dikemukakan oleh Max schultze)
– Sel sebagai unit struktural tubuh (Teori yang dikemukakan oleh Mathias Jacob Schleiden dan Theodor Schwaan)

Ukuran Sel

Kira-kira berapa ukuran sel itu?
Ternyata, ukuran sel itu berbeda-beda, mulai berdiameter 1 μm – 100 μm dengan volume 1 – 1.000 μm3. Karena begitu kecil, pengamatan sel tidak bisa dilakukan dengan mata telanjang. Sel hanya bisa diamati menggunakan dua jenis mikroskop, yaitu mikroskop cahaya dan elektron.

Jenis Sel

1. Sel prokariotik
Sel prokariotik merupakan sel yang tidak memiliki membran inti, sehingga materi genetik di dalamnya belum terpisah dengan bagian sel lainnya.
Contoh organisme yang memiliki sel prokariotik adalah Archaebacteria, Eubacteria, dan Cyanobacteria. Selain inti sel, sel prokariotik memiliki dinding sel, membran plasma, ribosom, plasmid, dan organel pergerakan.

2. Sel eukariotik
Sel eukariotik merupakan sel yang sudah memiliki membran inti. Hal ini terbukti dengan sudah terbungkusnya DNA serta RNA dengan membran inti, sehingga terpisah dengan organel sel lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *