Apa yang dimaksud dengan Primata

Primata merujuk pada urutan mamalia yang ditandai oleh otak besar, penggunaan tangan, dan perilaku kompleks. Manusia, kera, monyet, simpanse, gorila, lemur, babon, dan orangutan adalah contoh primata. Mereka menunjukkan interaksi sosial dan adaptasi budaya tingkat tinggi.

Tangan, ekor, dan juga kaki mereka, bisa dipegang. Kebanyakan dari mereka memiliki lima jari di setiap tangan (pentadactyl). Jempol mereka saling bertolak belakang, memungkinkan digenggam dengan telapak tangan.

Mereka bisa memegang makanan mereka dan mengambil dahan. Namun, kaki manusia tidak mudah disentuh. Tungkai primata sangat tangkas dari bahu dan sendi pinggul. Ini sangat ideal untuk berayun melalui pohon.

Salah satu karakteristik primata yang paling dapat dibedakan adalah otak mereka. Wilayah penciuman otak sangat berkurang pada primata. Tetapi, mereka memiliki otak depan atau otak besar, meningkatkan ketergantungan pada penglihatan dan perilaku sosial.

Akibatnya, primata mengoordinasikan tangan mereka dengan mata. Primata juga memiliki klavikula. Kebanyakan primata adalah hewan berkaki empat. Tetapi semua primata mampu ereksi. Manusia adalah hewan bipedal, berdiri di atas kaki belakang.

Spesies lemur termasuk, monyet, langka aye-aye, lorinare, potto, Galago, angwantibo, tarsius, Titis, sakis, uakaris, marmoset, tamarins, Kapusin, kera, babun, mangabey, simpanse, gorila, orangutan, mandrills, dan banyak lainnya, termasuk manusia. Beberapa karakteristik ordo ini adalah lima jari pada setiap tangan dan jari pada setiap kaki, besar rasio otak-dengan-tubuh, keragaman besar dalam ukuran, dan ketangkasan manual.

Mereka telah meningkatkan pandangan dengan mengurangi secara simultan ukuran hidung dan pusat-pusat penciuman di otak, dan gaya hidup arboreal, termasuk tangan dan tubuh bagian atas khusus untuk menangkap cabang-cabang pohon.

Perilaku sosial mereka termasuk hierarki dominasi kompleks, dan mereka memiliki periode kehamilan yang panjang dan rentang hidup. Hal ini juga diketahui bahwa primata tertentu, terutama kera (termasuk manusia), adalah salah satu yang cerdas dari semua mamalia, dan semua kehidupan.

Secara informal, ordo ini dikategorikan menjadi tiga kelompok utama: prosimian, yang hidup di Madagaskar dan di Asia Tenggara; monyet Dunia Baru; dan monyet dan kera dari Dunia Lama. Dari jumlah tersebut, prosimian, seperti lemur, yang paling primitif, dengan ukuran kecil dan moncong panjang.

Primata telah ada sejak 63 juta tahun yang lalu, hanya 2,5 juta tahun setelah kepunahan massal yang membunuh dinosaurus non-unggas. Homonid (termasuk famili manusia, simpanse, gorila dan orangutan) muncul hanya sekitar 7 juta tahun yang lalu, dengan manusia berkembang hanya 0,2 juta tahun yang lalu.

Kata primata berarti peringkat pertama. Secara garis besar primata dibagi dalam 2 kelompok yaitu:

1. Prosimian: Yang berarti primata awal/primitif. Ciri dari prosimian adalah lapisan yang bergerak reflek pada retina mata bila terkena sinar dan merupakan ciri khas dari primata yang biasa hidup malam hari/nokturnal. Contohnya adalah jenis tarsius dan kukang.

2. Anthropoidea: Sering disebut jenis primata yang lebih maju. Yang termasuk kelompok ini adalah kera dan monyet.

Ciri-ciri utama dari primata diantaranya, sebagai berikut:
• Ibu jari yang berlawanan arah,
• Volume otak yang besar
• Pandangan mata yang fokus ke depan.
• Tidak seperti makhluk vertebrata non-predator lainnya, primata memiliki sudut pandangan yang sempit.

Konsekuensinya, primata dapat melakukan perhitungan jarak yang akurat yang sangat penting bagi hewan arboreal seperti mereka. Namun, mereka juga kehilangan kemampuan untuk melihat predator di sekitar mereka.

• Salah satu ciri lainnya, pertumbuhan yang lambat serta ketergantungan anak pada induknya dalam masa yang cukup lama. Berbeda dengan mammalia lainnya, masa pertumbuhan primata untuk menjadi Dewasa kelamin cukup lambat, dan sampai saat itu, mereka akan tetap bergantung pada induknya. Hal ini dikarenakan anak-anak Primata perlu belajar banyak hal dari induknya sebelum mereka mandiri, mengingat volume otak mereka yang cukup besar,seperti manusia di sekolah. Hal ini juga menimbulkan hubungan sosial yang kompleks di dalam komunitas primata.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *