Pengertian Arca Batu

Arca Batu adalah benda peninggalan Megalithikum berupa patung manusia dan binatang yang berfungsi sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh yang disukai, ditemukan di daerah Lampung, Pasemah, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. (Herlan Firmansyah: Ilmu Pengetahuan Sosial 2 : untuk Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas VII /Semester 1 dan 2)

Arca batu memiliki beberapa fungsi, antara lain:

  • sebagai media untuk menghormati orang-orang yang sudah meninggal yang ditempatkan di suatu tempat.
  • sebagai sarana pemujaan atau penyembahan kepada arwah nenek moyang.

Contoh arca batu

Contohnya adalah arca peninggalan agama budha.peninggalan agama hindu. peninggalan agama kristen terutama katolik.

Di beberapa area wilayah Indonesia banyak ditemukan arca batu, diantaranya di Pasemah, Sumatera Selatan dan Sulawesi Tenggara. Bentuknya dapat menyerupai binatang atau manusia yang berciri negrito. Di Pasemah terdapat arca yang dinamakan Batu Gajah, yaitu sebongkah batu besar bulat yang diatasnya ada pahatan wajah manusia.

Kemungkinan pahatan tersebut adalah perwujudan dari nenek moyang yang kerap menjadi objek pemujaan. Arca dalam agama Hindu sama dengan Murti atau Murthi, merujuk pada citra yang menggambarkan roh atau jiwa Ketuhanan (Murta). Murti adalah wujud dari aspek Ketuhanan atau dewa – dewi, yang fungsinya menjadi sarana untuk berkonsentrasi kepada Tuhan dalam kegiatan pemujaan.

Dalam agama Hindu, arca adalah sama denArca Hindugan Murti, atau murthi, yang merujuk kepada citra yang menggambarkan Roh atau Jiwa Ketuhanan (murta). Berarti “penubuhan”, murti adalah perwujudan aspek ketuhanan (dewa-dewi), biasanya terbuat dari batu, kayu, atau logam, yang berfungsi sebagai sarana dan sasaran konsentrasi kepada Tuhan dalam pemujaan.

Menurut kepercayaan Hindu, murti pantas dipuja sebagai fokus pemujaan kepada Tuhan setelah roh suci dipanggil dan bersemayam didalamnya dengan tujuan memberikan persembahan atau sesaji. Perwujudan dewa atau dewi, baik sikap tubuh, atribut, atau proporsinya harus mengacu kepada tradisi keagamaan yang bersangkutan.

Arca tidak selalu ditemukan di dekat sebuah candi. Candi bisa jadi memiliki sebuah arca, namun sebuah arca belum tentu ada dalam sebuah candi. Ada tiga jenis arca berdasarkan kuantitas pemujanya, yakni:

  • Arca Istadewata, yaitu arca yang dimiliki oleh perseorangan, sehingga dapat dibawa ke mana-mana.
  • Arca Kuladewata, yaitu arca yang dimiliki oleh sebuah keluarga, biasanya terdapat di rumah-rumah.
  • Arca Garbadewata, yaitu arca yang dipuja oleh banyak orang, dalam hal ini masyarakat

Arca batu memiliki memiliki fungsi sebagai berikut

  • sebagai media untuk menghormati orang-orang yang sudah meninggal yang ditempatkan di suatu tempat.
  • sebagai sarana pemujaan atau penyembahan kepada arwah nenek moyang.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *