10 Spesies Diperkenalkan di Kepulauan Galapagos

10 Spesies Diperkenalkan di Kepulauan Galapagos

Beberapa spesies yang diperkenalkan di Kepulauan Galapagos adalah kambing, supirrosa, keledai, tikus hitam, blackberry liar, atau merpati Kastilia. Saat ini, kepulauan Galapagos mencakup lebih dari 1.430 spesies yang diperkenalkan; yaitu, spesies yang tidak endemik di wilayah tersebut.

Akibatnya, spesies ini harus diangkut (secara sukarela atau tidak disengaja) oleh manusia, terkadang mengubah keseimbangan ekosistem , dan membahayakan kehidupan spesies asli Galapagos.

Menurut Taman Nasional Galapagos, lembaga yang membidangi pelestarian lingkungan Kepulauan Galapagos, di kawasan itu terdapat 950 tumbuhan asing, 452 invertebrata, dan 30 vertebrata yang masuk ke Nusantara.

Daftar spesies yang diperkenalkan di Kepulauan Galapagos

Kambing (Capra hircus)

Itu diperkenalkan ke Kepulauan Galapagos pada pertengahan abad ke-17. Ini adalah salah satu spesies invasif paling berbahaya di Nusantara, karena kebiadabannya.

Kambing telah menyerang flora dan fauna endemik Galapagos, membobol wilayah mereka dan mengancam kelangsungan hidup spesies ini.

Supirrosa (Lantana chamber L.)

Umumnya dikenal sebagai supirrosa, strawberry atau cariaquito, itu adalah semak berduri setinggi sekitar 2 meter. Bunganya berwarna kuning dan merah, dan sangat mencolok karena kejernihan warnanya.

Tikus hitam (Rattus rattus)

Mereka biasanya memakan telur dan keturunan hewan khas Nusantara, dan juga pembawa penyakit mematikan seperti: leptospirosis, kudis, demam tifoid, dan lain-lain.

Keledai (Equus asinus)

Keberadaannya di Kepulauan Galapagos dilaporkan sejak tahun 1832, pada saat itu diperkenalkan di Galapagos untuk membantu manusia dalam transportasi logistik di dalam pulau, tetapi penyebarannya rusak.

Blackberry liar (rubus niveus)

Ini memiliki karakteristik semak memanjat, dan saat ini dianggap sebagai hama di Kepulauan Galapagos, mengingat kecepatan penyebarannya.

Saat ini tindakan pengendalian hama yang kuat diterapkan di Nusantara, terutama di Pulau Santa Cruz, yang merupakan daerah yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

Buah markisa (Passiflora edulis)

Dikenal sebagai markisa, markisa adalah pohon buah yang penyebarannya di pulau-pulau menjadi tidak terkendali, dan saat ini dianggap sebagai hama.

Markisa, seperti blackberry liar, bersaing dengan tanaman endemik untuk mendapatkan air dan cahaya, oleh karena itu keduanya merupakan bahaya yang signifikan bagi spesies asli di Galapagos.

Jambu biji (Psidium guajava L.)

Jambu biji, kadang-kadang disebut jambu biji atau jambu apel, juga merupakan spesies yang diperkenalkan di Galapagos.

Serupa dengan kasus markisa dan blackberry liar, penyebarannya yang cepat di daerah tersebut merupakan risiko bagi spesies asli Nusantara.

Lalat parasit (philornis downsi)

Lalat ini bertelur di sarang burung, dan larvanya memakan darah anak-anaknya, yang mempengaruhi perkembangan mereka dan menyebabkan kematian anak-anak ayam.

Merpati Kastilia (Columba livia)

Spesies ini membawa penyakit seperti virus Newcastle dan ensefalitis, yang sangat mempengaruhi unggas.

Akibatnya, keberadaan merpati Castile merugikan produksi unggas di Galapagos.

Gueco (Phyllodactylus reissii)

Dikenal sebagai Gecko reissi, itu adalah reptil bersisik, memakan serangga, buah-buahan dan bahkan mamalia kecil dan reptil, yang juga merupakan ancaman bagi spesies endemik Galapagos.

Referensi

  1. Spesies Invasif Galapagos: Hewan Buruk (2004). Dipulihkan dari: hearing.org
  2. Spesies invasif di Galapagos (2014). Sumber: Taman Nasional Galapagos. Guayaquil, Ekuador Dipulihkan dari: ecuadoracolores.com
  3. Manusia memimpin daftar spesies invasif Kepulauan Galapagos (2011). Surat kabar El telegrafo. Quito, Ekuador. Dipulihkan dari: eltelegrafo.com.ec
  4. Penelitian tentang spesies yang diperkenalkan untuk melindungi Kepulauan Galapagos (2017). Pulau Santa Cruz, Galapagos – Ekuador. Diperoleh dari: darwinfoundation.org
  5. Apa yang dimaksud dengan spesies introduksi? (2011). Komite Antarlembaga untuk Pengelolaan dan Pengendalian Spesies Introduksi. Pulau San Cristóbal, Galapagos – Ekuador. Dipulihkan dari: angelfire.com