Apa yang dimaksud dengan Etiology (Etiologi)

Etiology (Etiologi) adalah Studi ilmiah atau teori tentang penyebab penyakit tertentu.

Di bidang kedokteran, istilah ini mengacu pada penyebab dari suatu penyakit atau gangguan kesehatan. Ketika suatu etiologi suatu penyakit tidak dapat ditentukan atau diketahui secara pasti, penyebab penyakit tersebut disebut idiopatik.

Dalam bidang epidemiologi, dibutuhkan sejumlah bukti yang dikumpulkan secara bersama-sama untuk menyimpulkan suatu penyebab. Selain itu, juga perlu dibedakan antara penyebab dan asosiasi atau korelasi statistis. Untuk membedakan kedua hal tersebut, perlu dilakukan suatu studi epidemiologi lebih lanjut.

Beberapa kejadian bisa terjadi secara bersama, tidak selalu karena adanya hubungan sebab-akibat, tetapi dapat terjadi karena adanya chance, bias, atau confounding. Selain itu juga perlu ditentukan kejadian mana yang merupakan penyebab, dan mana yang menjadi akibat. Proses sampling dan pengukuran yang teliti lebih penting daripada analisis statistis yang rumit dalam menentukan suatu penyebab. Penelitian eksperimental dengan intervensi merupakan bukti yang paling memenuhi syarat dalam menegakkan suatu penyebab.

Etiologi kadang-kadang merupakan suatu bagian dari serangkaian sebab-akibat. Suatu agen etiologis mungkin membutuhkan suatu kofaktor independen yang mendukung untuk menjadi suatu penyebab. Salah satu contoh untuk kasus ini misalnya, penyakit ulkus peptik dapat dipicu oleh stres, membutuhkan adanya sekresi asam lambung, dan memiliki etiologi primer infeksi Helicobacter pylori. Kerangka kerja seperti di atas dapat digunakan untuk mencari etiologi yang sebenarnya dari banyak penyakit kronis yang masih belum diketahui penyebabnya.

Sejumlah penyakit, seperti diabetes atau hepatitis yang didefinisikan berdasarkan tanda dan gejalanya, mencakup berbagai kondisi berbeda yang masing-masing disebabkan oleh etiologi yang berbeda. Sebaliknya, etiologi tunggal seperti virus Epstein-Barr, dalam kondisi berbeda dapat menyebabkan penyakit yang berbeda, misalnya mononukleosis, karsinoma nasofaring, atau limfoma Burkitt.

Pengertian Etiologi Menurut KBBI

Menurut KBBI definisi etiologi bisa dibagi menjadi tiga. Arti yang pertama adalah cabang biologi tentang penyebab sebuah penyakit. Arti yang lainnya yaitu bagian dari ilmu penyakit tanaman, khususnya penyebab utama penyakit tersebut. Satu arti lagi menurut KBBI adalah sebuah cabang ilmu kedokteran tentang asal dan sebab penyakit.

Dari keseluruhan pengertian dalam KBBI, bisa disimpulkan bahwa etiologi adalah cabang ilmu, baik dalam biologi, kedokteran dan ilmu penyakit tanaman yang keseluruhannya membahas tentang penyebab atau asal muasal sebuah penyakit. Mengetahui etiologi dari sebuah penyakit tentunya sangat diperlukan untuk bisa menemukan obat yang bisa mengatasinya.

Etiologi Hipertensi

Etiologi artinya adalah ilmu yang mempelajari tentang asal atau penyebab suatu penyakit dalam dunia kedokteran. Penyakit yang sering dibahas dalam etiologi adalah hipertensi. Hipertensi atau istilah untuk darah tinggi yaitu suatu penyakit dengan kondisi medis yang beragam. Pada kebanyakan pasien daerah tinggi, etiologi dan patofisiloginya tidak diketahui pasti apakah hipertensi primer (essensial) atau sekunder.

  1. Hipertensi primer (essensial)

Lebih dari 90% pasien dengan hipertensi merupakan hipertensi essensial (hipertensi primer). Hipertensi primer ini tidak dapat disembuhkan tetapi dapat di kontro. Literatur lain mengatakan, hipertensi essensial merupakan 95% dari seluruh kasus hipertensi. Dikatakan hipertensi primer bila tidak ditemukan penyebab dari peningkatan tekanan darah tersebut.

  1. Hipertensi Sekunder

Kurang dari 10% penderita hipertensi merupakan sekunder dari penyakit komorbid atau obat-obat tertentu yang dapat meningkatkan tekanan darah (lihat tabel). Hipertensi sekunder disebabkan oleh penyakit/keadaan seperti feokromositoma, hiperaldosteronisme primer (sindroma Conn), sindroma Cushing, penyakit parenkim ginjal dan renovaskuler, serta akibat obat.

Contoh Etiologi

Untuk lebih memahami tentang pengertian etiologi, maka ada beberapa contoh penyakit yang akan dibahas. Contoh yang pertama adalah etiologi penyakit diabetes. Pada etiologi penyakit diabetes ini ada beberapa faktor, yaitu faktor genetik, faktor lingkungan, faktor gaya hidup, dan faktor risiko.

Sementara itu, untuk etiologi penyakit hepatitis juga berbeda. Bahkan, antara hepatitis A dan B pun memiliki etiologi yang berbeda. Etiologi hepatitis B sendiri merupakan virus HBV yang memiliki besar sekitar 3200 kilobasa. Keunikan dari virus ini adalah terletak pada struktur filamen melingkar pada partikel subviral.

Sementara itu, etiologi hepatitis A sendiri adalah virus HA yang diklarifikasi sebagai hepatovirus yang berpolar positif, berdiameter sekitar 28 nm, dan bisa dilihat mengggunakan mikroskop elektron. Seperti pengertian etiologi yang sebelumnya, maka virus HA merupakan etiologi atau penyebab dari penyakit hepatitis A.

Virus yang merupakan etiologi hepatitis A biasanya mampu bertahan hidup selama bertahun-tahun. Selain itu, virus ini juga tahan akan asam dengan PH 3, tahan akan suhu tinggi, pengeringan, dan tahan terhadap eter. Virus ini sebenarnya bisa dihilangkan dengan klorin, iodine, dan dimasak dengan air yang sangat mendidih.

 

Loading…

1 tanggapan pada “Apa yang dimaksud dengan Etiology (Etiologi)”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *