Apa yang dimaksud dengan Hormon tumbuhan

Sama seperti pada hewan, tumbuhan memiliki banyak hormon berbeda yang mengendalikan siklus hidup dan perkembangannya. Ada beberapa kelompok hormon tumbuhan, termasuk auksin, giberelin dan etilen, antara lain. Hormon tumbuhan telah dipelajari sejak lama, sebagai alat untuk memodifikasi dan memanipulasi pertumbuhan tanaman.

Beberapa hormon tanaman telah dikembangkan secara artifisial, untuk digunakan pada tanaman komersial. Misalnya, tomat sering dimatangkan melalui pelepasan hormon tanaman etilen. Ini memastikan bahwa semua tomat siap dipetik pada saat yang sama. Ini memungkinkan mesin komersial memproses dengan cepat dan mudah seluruh bidang pada saat yang bersamaan. Auksin dan hormon terkait digunakan untuk mendorong perpanjangan akar dan mengembangkan kultur jaringan. Hormon ini juga menghambat pertumbuhan banyak tumbuhan dewasa dan dapat bertindak sebagai pembunuh gulma.

Tumbuhan juga memiliki hormon yang berasal dari berbagai molekul awal. Faktanya, hormon dari keluarga brassinolides menyerupai hormon steroid hewani seperti testosteron. Yang lain, seperti hormon dari keluarga giberelin, memiliki ratusan bentuk berbeda dan tidak dengan jelas menyerupai hormon hewan yang dikenal. Versi sintetis dari banyak hormon ini telah dibuat di laboratorium, sehingga efek dan komposisinya dapat lebih mudah dipelajari.

Melalui proses ini, ditemukan bahwa tumbuhan telah mengembangkan banyak jalur yang menggunakan hormon tertentu sebagai sinyal antar tanaman. Tanaman yang diserang belalang mungkin melepaskan hormon yang memberi sinyal tanaman tetangga untuk menyiapkan pertahanan mereka. Ini sangat mirip dengan bagaimana hewan berkomunikasi dengan feromon.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *