Apa itu Teleskop

Teleskop adalah alat yang digunakan untuk memperbesar penglihatan kita dan meningkatkan hal-hal yang tidak dapat kita lihat dengan mata telanjang untuk mengamati bintang-bintang dan berbagai fenomena yang terjadi di luar angkasa.

Kata teleskop berasal dari bahasa Yunani teleskopein, terdiri dari awalan tele- yang menunjukkan sesuatu yang jauh, dan sufiks -skopein yang artinya melihat.

Diperkirakan bahwa teleskop pertama diciptakan pada 1608 oleh ahli optik Belanda Hans Lippershey (1570-1619). Itu disempurnakan pada tahun berikutnya oleh Galileo Galilei dari Italia (1564-1642) menjadikannya teleskop astronomi pertama.

Pengamatan Galileo mengubah gagasan orang tentang alam semesta. Sejak saat itu, para ilmuwan dan astronom berusaha membangun teleskop yang lebih besar untuk melihat lebih jauh dan mempelajari lebih lanjut tentang galaksi kita dan galaksi sekitarnya.

Teleskop astronomi skala besar pertama berukuran 12 meter dan dibangun pada tahun 1789 di Bath, Inggris dengan model teleskop pantul.

Teleskop refleksi

Teleskop pemantul memiliki cermin cekung (melengkung ke dalam) yang memantulkan cahaya ke cermin lain yang akan mengembalikan gambar yang diperbesar kepada siapa pun yang mengamati.

Teleskop refraktor

Model teleskop pembiasan, di sisi lain, memiliki cermin cembung yang langsung menyerap cahaya yang kapasitasnya bergantung pada panjang fisik instrumen.

Jenis teleskop

Berbagai jenis teleskop yang ada beroperasi di hampir seluruh spektrum elektromagnetik, yaitu, mereka melihat cahaya tampak, radiasi ultraviolet, sinar gamma, gelombang radio, dll. Beberapa jenis teleskop yang bisa kita temukan adalah:

Teleskop optik.

Teleskop optik adalah yang paling umum. Mereka menggunakan lensa atau cermin untuk memperbesar atau mempertajam bagian langit yang dibidik. Efektivitas teleskop optik bergantung pada langit yang cerah.

Teleskop EELT (European Extreme Large Telescope) akan menjadi teleskop optik terbesar di dunia dengan aperture optik 39 meter dan saat ini sedang dibangun di gurun Atacama, Chili.

Teleskop radio.

Teknologi penggunaan teleskop untuk menangkap gelombang radio yang tidak terlihat untuk mendeteksi objek astronomi diciptakan pada tahun 1937. Teleskop radio tidak memerlukan visibilitas karena mendeteksi panjang gelombang yang kemudian diterjemahkan ke dalam program komputer untuk membuat gambar dengan data.

Kompleks teleskop radio ALMA (Atacama Large Millimeter / submillimeter Array) yang terdiri dari 66 antena saat ini merupakan proyek astronomi radio terbesar.

Teleskop luar angkasa.

Teleskop pertama yang diluncurkan ke luar angkasa adalah Hubble pada tahun 1990 oleh NASA (Badan Antariksa Penerbangan Nasional) dan ESA (Badan Antariksa Eropa).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *