Sebutkan 7 obat alami yang bisa mengatasi sakit perut melilit!

JawabKatagori: BiologiSebutkan 7 obat alami yang bisa mengatasi sakit perut melilit!
Tanti Staff asked 1 tahun ago

Sebutkan 7 obat alami yang bisa mengatasi sakit perut melilit!

Loading…

1 Answers
Dadan Staff answered 1 tahun ago

“Untuk mengobati sakit perut melilit dapat menggunakan obat-obatan yang alami atau disebut sebagai obat tradisional. Obat yang alami ini mudah ditemukan di sekitar Anda dan khasiatnya telah dibuktikan secara turun-temurun. Obat yang bersifat alami tentunya lebih aman karena tanpa menimbulkan efek samping dan pastinya lebih murah. Berbagai pilihan obat sakit perut melilit yang alami dan ampuh antara lain sebagai berikut: 1. Jahe Jahe merupakan tanaman herbal alami yang sudah dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk berkhasiat sebagai obat sakit perut melilit. Ramuan ini juga dapat menyegarkan tubuh Anda dan dapat meningkatkan stamina. Cara membuatnya yaitu siapkan satu ruas jahe yang sudah dicuci sampai bersih, lalu digepuk sedikit supaya aromanya keluar dan masukkan pada satu gelas air panas. Tambahkan madu atau gula secukupnya sebagai pemanis. Minum ramuan jahe ini selagi hangat, lakukan secara teratur 2 kali dalam sehari untuk menyembuhkan sakit perut melilit. 2. Kunyit Kunyit dikenal memiliki khasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan dapat digunakan sebagai obat sakit perut melilit. Khasiat kunyit sudah dikenal secara turun-temurun dari jaman nenek moyang dan sudah banyak diteliti melalui berbagai penelitian ilmiah. Untuk membuatnya siapkan 1 ruas kunyit lalu dikupas dan dicuci sampai bersih. Kemudian kunyit yang sudah dikupas tersebut diblender atau dapat juga diparut kemudian diperas untuk diambil airnya. Campurkan perasan kunyit tersebut pada setengah air matang yang hangat, dan tambahkan madu atau gula secukupnya sebagai pemanis. Setelah itu minum ramuan kunyit tersebut secara teratur 2 kali dalam sehari. 3. Daun jambu biji Daun jambu biji juga mempunyai khasiat sebagai obat sakit perut melilit terutama yang disebabkan akibat mencret atau diare. Daun jambu biji juga sering dipakai sebagai bahan dasar pembuat obat diare atau sakit pada pencernaan yang diolah secara modern. Untuk membuat ramuan jambu biji secara alami caranya sangat mudah. Siapkan beberapa daun jambu biji yang masih segar (masih muda) dan cuci sampai bersih. Lalu masukkan daun jambu biji ke dalam panci berisi 2 gelas air lalu rebus sampai airnya tersisa kira-kira setengahnya. Setelah itu saring untuk diambil airnya, dan minum ramuan jambu biji tersebut secara teratur 2 kali sehari maka sakit perut melilit yang Anda alami akan segera sembuh. 4. Akar bunga teratai Obat sakit perut alami yang berikutnya yaitu dengan menggunakan akar bunga teratai. Tentunya Anda tidak terlalu kesulitan untuk menemukan tanaman yang satu ini, karena cukup banyak tumbuh baik di desa maupun di perkotaan. Cara membuat ramuannya yaitu siapkan akar bunga teratai kurang lebih 50 gram kemudian cuci hingga bersih. Blender akar bunga teratai tersebut sampai halus lalu disaring untuk diambil airnya. Setelah itu minum ramuan akar bunga teratai 2 kali dalam sehari untuk mengobati sakit perut melilit. 5. Yogurt Yogurt juga dapat digunakan sebagai obat sakit perut melilit dengan rasa yang enak dan menyegarkan. Yogurt merupakan minuman yang terbuat dari susu fermentasi. Proses fermentasi susu ini menggunakan bantuan bakteri baik yang diperlukan oleh sistem pencernaan kita. Maka dengan mengkonsumsi yogurt, jumlah bakteri baik yang ada di dalam lambung maupun usus akan bertambah jumlahnya sehingga dapat melawan bakteri yang jahat. Jika mengalami sakit perut melilit, Anda dapat mengobatinya dengan mengkonsumsi yogurt 2 kali dalam sehari. 6. Jeruk nipis dan minyak telon Cara mengobati sakit perut melilit juga dapat menggunakan obat oles secara alami, yaitu dengan menggunakan jeruk nipis dan minyak telon. Obat oles ini sangat baik digunakan terutama untuk anak-anak. Sebab anak-anak pun rentan mengalami keluhan sakit perut melilit, baik karena diare maupun kembung atau masuk angin. Jeruk nipis dan minyak telon memberikan rasa hangat pada perut dan mengurangi ketegangan pada otot perut. Caranya sangat mudah yaitu siapkan satu buah jeruk nipis, dibelah, kemudian diperas untuk diambil airnya. Oleskan perasan jeruk nipis pada area perut kemudian diikuti dengan mengoleskan minyak telon. 7. Minyak kayu putih Sama halnya dengan jeruk nipis dan minyak telon, minyak kayu putih juga dapat digunakan sebagai obat sakit perut melilit dengan cara dioles. Minyak kayu putih cocok digunakan baik untuk anak-anak dan orang dewasa. Dengan menggunakan minyak kayu putih tentunya akan lebih praktis, karena Anda mudah mendapatkannya di apotik maupun di toko-toko terdekat. Minyak kayu putih mengandung zat alami yang dapat meredakan sakit perut dan masuk angin. Caranya cukup dioleskan ke perut dan sesekali dapat dihirup sebagai aroma terapi. Selain mengetahui informasi mengenai obat sakit perut melilit seperti yang telah disebutkan di atas, hal yang tak kalah penting adalah untuk melakukan tindakan pencegahan agar terhindar dari sakit perut melilit. Hal yang dapat dilakukan antara lain dengan makan dengan pola teratur/tidak telat makan, makan dengan porsi yang tidak berlebihan, mengurangi makanan berlemak, dan menghindari makanan yang terlalu pedas dan asam. Selain itu hindari makanan banyak yang mengandung gas, kurangi minum kopi dan minuman bersoda, dan hindari konsumsi rokok atau minuman beralkohol. Penting juga untuk selalu menjaga kebersihan agar terhindar dari masuknya kuman penyakit terutama melalui mulut, yaitu dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bersih atau dimasak secara sempurna, memperhatikan kebersihan alat makan, tidak jajan di sembarang tempat, menjauhkan/melindungi makanan dari jangkauan lalat, dan selalu mencuci tangan sebelum makan. Daya tahan tubuh juga harus selalu ditingkatkan yaitu dengan berolahraga secara teratur; banyak mengkonsumsi air putih, sayur, dan buah-buahan; beristirahat yang cukup; dan menghindari stres. Jika mengalami sakit perut melilit yang susah sembuh atau sering kambuh, maka sebaiknya konsultasikan ke dokter atau di sarana kesehatan terdekat agar dapat diketahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.”

Loading…