Apa yang dimaksud dengan faktor genetik?

JawabApa yang dimaksud dengan faktor genetik?
Tanti Staff asked 1 tahun ago

Apa yang dimaksud dengan faktor genetik?

Loading…

2 Answers
Jaja Jamaludin Staff answered 1 tahun ago

Faktor genetik adalah suatu kondisi dimana leluhur atau pendahulu kita (dalam garis hubungan darah yang sama) sangat mempengaruhi keadaan generasi penerusnya.

Loading…

Dadan Staff answered 8 bulan ago

Faktor genetik merupakan suatu kondisi dimana leluhur atau pendahulu kita (dalam garis hubungan darah yang sama) sangat mempengaruhi keadaan generasi penerusnya.
Faktor genetik atau variasi genetik menyebutkan bahwa dua individu dalam satu spesies tidak benar-benar sama karena adanya variasi genetik. Variasi genetik berguna untuk adaptasi di lingkungan. Variasi genetik diduga terjadi karena adanya mutasi, reproduksi seksual, migrasi, dan ukuran populasi yang kecil.
Mutasi merupakan perubahan pada struktur DNA, sehingga karakter suatu organisme berubah dan sifatnya dapat diturunkan. Sementara itu, reproduksi seksual merupakan salah satu faktor yang menghasilkan variasi genetik akibat adanya rekombinasi gen dari kedua induk.
Migrasi turut mendorong evolusi dari faktor genetik karena adanya pergerakan alel dalam populasi melalui perkawinan antaranggota populasi. Fenomena ini disebut juga sebagai aliran gen. Perpindahan  individu dari satu populasi ke populasi lainnya menyebabkan terjadinya migrasi gen yang mengarah pada terjadinya perubahan frekuensi gen pada populasi tersebut.
Terakhir, ukuran populasi turut memengaruhi mekanisme yang bekerja dalam pembentukan variasi genetik pada populasi. Jika ukuran populasi besar, perubahan yang terjadi tidak memengaruhi susunan genetik secara keseluruhan. Tapi jika ukuran populasinya kecil, adanya migrasi, mutasi, dan kematian memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap susunan genetik populasi.
Beberapa hal yang dipengaruhi genetik akan dibahas di bawah ini.

  1. Warna kuit

Orang Eropa, Afrika dan Asia memiliki warna kulit yang berbeda. Orang Afrika memiliki warna kulit yang cenderung gelap, Eropa berwarna terang dan Asia kuning langsat. Hal ini disebabkan oleh melanin yang dipengaruhi oleh genentik dari nenek moyang.

  1. Kestabilan mental

Bagi ibu, terutama saat hamil, sangat disarankan dilarang untuk mengalami stres atau depresi yang berlebihan. Pasalnya jika hal ini terjadi, nanti anak yang dilahirkan akan mengalami kondisi mental dua sampai tiga kali lebih buruk dari ibunya.

  1. Kelebihan berat badan

Kondisi ini akibat seseorang terlalu banyak mengonsumsi makanan dari yang seharusnya. Keadaan seperti ini disebabkan oleh disfungsi hormon leptin, yang mengirimkan sinyal ke otak untuk merasakan lapar. Jika kondisi disfungsi ini dialami oleh tetua kita, akan menurun ke generasi selanjutnya.

  1. Diabetes militus tipe 1

Seperti yang kita ketahui bahwa penyakit ini diakibatkan oleh kelaianan hormon insulin. Kelainan metabolisme ini ternyata merupakan bawaan genetik. Jika ibu atau ayah mengalami penyakit ini, kemungkinan besar anaknya akan mengalami hal yang sama.

  1. Kesehatan tubuh

Beruntunglah jika kalian memiliki orangtua yang masa mudanya mantan atlet di mana kondisi tubuhnya sangat bugar. Alasannya, aktivitas yang sering dilakukan berulang-ulang akan mengubah susunan materi genetik. Proses ini disebut dengan metilasi. Proses tersebut dipicu dan dikuatkan oleh metabolisme gen.

  1. Tinggi badan

Menurut studi yang pernah dilakukan di luar negeri, sekitar 60-80 persen tinggi badan dipengaruhi oleh faktor genetik. Jadi jika orangtuanya memiliki badan yang tidak terlalu tinggi, si anak juga akan memiliki badan yang hampir sama dengan orangtuanya.

  1. Kepintaran

Kecerdasan seorang anak sangat dipengaruhi oleh gen ibunya. Ibu memiliki dua kromosom X dan ayah XY. Kandungan X yang dimiliki perempuan lebih banyak diyakini merupakan alasan ilmiah kenapa kecerdasan merupakan faktor genetik.

  1. Fobia kecemasan

Kecemasan yang di alami orang tua secara berlebih dapat mempengaruhi kebiasaan anak kelak. Pengalaman yang dialami bahkan sebelum hamil akan mempengaruhi struktur dan fungsi dalam sistem saraf anaknya. Seseorang yang mengidap fobia ini tiga kali lebih besar kemungkinannya akan terjadi dibandingkan dengan orang yang tidak memilki riwayat fobia kecemasan.

Loading…