Seni Rupa Zaman Islam

Kerajaan-kerajaan Islam yang muncul pertama kali di Sumatra telah memberi warna lain pada perkembangan seni nusantara. Namun dalam hal ini perkembangan kesenian yang terjadi di Indonesia Iebih terfokus pada kesenian yang terjadi pada masa islamisasi di Jawa.

Kita melihat bagaimana peran yang sangat sentral dari sembilan wali yang telah mengislamkan penduduk Jawa, tak hanya dari segi religi, namun juga dalam kesenian: Hal ini dapat terlihat pada mulai munculnya kesenian gamelan, wayang kulit/orang dan ketoprak yang tetap digemari hingga sekarang.

Kolam Umbul Binangun

Faktor-faktor Kemunduran Seni Rupa Islam

Pada zaman Hindu dan Buddha, seni rupa berkembang sangat pesat sedangkan pada zaman Islam justru kurang berkembang. Hal ini disebabkan beberapa faktor, antara lain:

  • a. Sering terjadi perebutan kekuasaan antara raja-raja Hindu dengan para sultan dan kerajaan Islam sehingga fokus perhatian kesultanan adalah pada pertahanan keamanan kesultanan, bukan pada kesenian.
  • b Adanya penjajahan bangsa asing.
  • c Keadaan ekonomi yang kurang baik.

Masuknya agama Islam meIalui India membawa pengaruh besar dalam kultur sosial masyarakat. Hal ini terbukti dari seni bangunan masjid yang mendapat pengaruh dari kebudayaan sebelumnya, yaitu kesenian Hindu dan seni tradisional daerah.

Contoh;

  • 1. Masjid Demak mendapat pengaruh dari seni bangunan Jawa, yaitu rumah tumpang. Hal ini dapat dilihat pula pada relief Candi Borobudur dan Candi Jago.
  • 2. Menara Kudus terpengaruh oleh kebudayaan Hindu yaitu bentuk menaranya menyerupai bentuk candi di Jawa Timur.

Seni rupa lslam adalah seni rupa yang berkembang pada masa lahir hingga akhir masa keemasan Islam. Rentang ini bisa didefinisikan meliputi Jazirah Arab, Afrika Utara, Timur Tengah, dan Eropa sejak mulai munculnya Islam pada 571 M hingga mulai mundurnya kekuasaan Turki Ottoman, walaupun sebenarnya Islam dan keseniannya tersebar jauh lebih luas daripada itu dan tetap bertahan hingga sekarang.

Menara Kudus

Secara umum peninggalan seni rupa Islam banyak berbentuk masjid, istana, ilustrasi buku, dan permadani. Seni rupa Islam tidak berdiri sendiri seperti seni rupa Buddha ataupun Barat. Seni rupa Islam merupakan gabungan dari kesenian daerah-daerah taklukan akibat adanya ekspansi oleh kerajaan bercorak Islam di sekitarnya.

Loading...