Apa fungsi Pons Otak?

  • by

Pons adalah bagian dari batang otak yang terletak di antara otak tengah dan medula oblongata. Fungsinya sebagai berikut:

  • Mengontrol fungsi otonom
  • Melakukan sinyal dari otak ke otak kecil dan medula oblongata
  • Mengatur pola tidur
  • Mengontrol fungsi gairah seperti bangun atau waspada
  • Saraf trigeminal, seperti yang telah kami singgung sebelumnya, pada pons terdapat nukleus, sensorik dan motori saraf trigeminal. Fungsinya ialah untuk mengatur sensai dan gerakan pada wajah, juga bertanggung jawab dalam proses mengunyah dan menelan.
  • Saraf abdusen, fungsi dari saraf abdusen ini ialah untuk mengatur gerakan mata.
  • Saraf fasial, berfungsi untuk mempengaruhi otot-otot wajah, sehingga kita mampu untuk tersenyum, mengangkat alis dan menunjukkan berbagai ekspresi pada wajah.
  • Serabut vestibulocochlear, saraf ini berfungsi untuk mengatur transmisi suara dari telinga ke otak dan membantu menjaga keseimbangan serta koordinasi tubuh.
  • Pons juga berperan dalam mengatur fungsi tak sadar seperti pernapasan, suatu daerah pada bagian pons, yang dikenal dengan sistem retikular juga mengatur siklus tidur manusia.

Pons otak adalah bagian otak salah satu bagian dari batang otak yang terletak di atas medula oblongata dan dibawah otak tengah. Pons memiliki panjang sekitar 2,5 cm. Dapat dikatakan pons merupakan batang berisi serabut saraf yang berfungsi untuk menghubungkan otak besar dengan sumsum tulang belakang serta menghubungkan bagian otak kecil kiri dengan kanan, walaupun ukurannya terbilang cukup kecil, tetapi pons memiliki fungsi yang sangat penting.

Pada pons terdapat beberapa nukleus saraf yang memiliki peran penting dalam tubuh yaitu:

  1. Nukleus Sensorik dan Motorik dari Nervus trigeminal.
  2. Nukleus dari nervus abdusen.
  3. Nukleus dari nervus fasial.
  4. Nukleus dari nervus vestibulocochlear.

1. Sebagai jalur saraf

Point utama yang akan kita bahas disini adalah jalur saraf, dimana pons otak berfungsi untuk membawa sinyal ke korteks utama. Sinyal yang dikirimkan cenderung berhubungan pada fungsi wajah, contohnya gerakan pada mata dan telinga.

Pons otak juga merupakan 4 titik pangkal diantara 12 saraf kranial utama, yakni saraf trigeminal, saraf abdusen, saraf fasial dan serabut vestibucochlear. Mari kita bahas satu-persatu.

  • Saraf trigeminal, saraf kranial kelima ini berfungsi untuk mengatur gerakan pada wajah kita dan bertanggung jawab dalam menggigit, mengunyah dan menelan makanan.
  • Saraf abdusen, saraf kranial keenam ini berfungsi sebagai penggerak mata.
  • Saraf fasial, berfungsi pada pergerakan otot diwajah kita sehingga kita dapat tersenyum, tertawa, bersedih, menaik turunkan alis dan menunjukkan ekspresi wajah kita.
  • Saraf vestibulocochlear, adalah saraf yang befungsi dalam transmisi suara dari telinga ke otak dan membantu menjaga keseimbangan pada tubuh.

2. Menyampaikan sinyal keluar

Fungsi pons otak adalah membawa sinyal dari saraf menuju otak, ada waktu yang diperlukan bagi otak untuk menyampaikan perintah ke saraf. Ini menimbulkan terjadinya pembukaan informasi yang bergerak dan berakibat terjadinya pengaturan sinyal untuk diterjemahkan dengan lengkap dan akurat sebelum sinyal dikirimkan.

3. Mengontrol fungsi secara tidak sadar

Pada pons otak ada tempat atau daerah yang bernama reticular yang berfungsi dalam pengaturan siklus tidur dan bangun tidur. Daerah ini disebutkan memiliki peran dalam pembentukan mimpi seseorang. Selain itu, fungsi tidak sadar lain yang juga ikut dikendalikan oleh pons otak adalah respirasi, yang mana pada pons otak ada bagian yang bisa mengatur intensitas pernapasan dan mempengaruhi hambatan inspirasi yang bisa berakibat pengurangan pada frekuensi & kedalaman napas.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *