Pengertian Kotiledon dan Fungsinya

Kotiledon adalah bagian dari embrio yang terletak pada benih tumbuhan. Kotiledon menjadi daun pertama embrio bibit saat perkecambahan terjadi.

Berbagai bagian lain dari benih ada, termasuk endosperma – pasokan makanan yang terkandung dalam benih dan kadang-kadang khususnya di kotiledon. Selain itu, hipokotil adalah bagian yang berkembang menjadi batang, sedangkan plumula adalah daun dalam perkembangan awal tanaman.Kotiledon

Klasifikasi

Fungsi berharga kotiledon adalah untuk membantu ahli botani mengklasifikasikan tumbuhan berbunga, juga disebut angiospermae. Sebagai contoh, tumbuhan berbunga yang memiliki satu kotiledon – atau satu daun biji – disebut monokotil, dan ditempatkan di Kelas Liliopsida.

Contoh tumbuhan monokotil termasuk anggrek, tanaman umbi, pagar hijau, sedges, lili dan cattail. Sementara itu, tumbuhan yang memiliki dua kotiledon adalah dikotil, dan ditempatkan di Kelas Magnoliopsida. Dikotil contohnya termasuk blackberry, mawar, aster, bunga matahari, maple dan pohon ek. Sebagian besar pohon dan bunga adalah dikotil.

Fotosintesis

Kotiledon dalam beberapa kasus adalah produsen fotosintesis utama selama perkecambahan. Sebagai produsen fotosintesis, kotiledon pada dasarnya dapat mensintesis nutrisi organik yang diperlukan untuk pertumbuhan melalui fotosintesis.

Fotosintesis adalah proses di mana organisme menggunakan energi dari sinar matahari untuk menghasilkan glukosa, sejenis gula, selain melepaskan oksigen. Gula adalah makanan nabati.

Kotiledon mendorong pertumbuhan daun pada tahap awal kehidupan tanaman. Daun ini penting karena mereka berfungsi sebagai cara utama bagi tanaman untuk mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan untuk terus tumbuh dan berkembang.

Ketika kotiledon menjadi daun hijau baru, kotiledon naik di atas permukaan tanah. Namun, dalam proses lain yang melibatkan tanaman seperti kacang polong, kotiledon tetap berada di bawah tanah dan hanya berfungsi sebagai sumber makanan.

Kotiledon mengirimkan makanan yang disimpan dalam embrio ke tanaman baru. Tanaman seperti kacang dan kacang polong – yang merupakan dikotil – memiliki kotiledon tebal yang mengambil nutrisi dari biji sebelum bertunas. Sementara itu, rumput – contoh monokotil – memiliki kotiledon tunggal tipis yang menyerap nutrisi dari biji saat mereka tumbuh.

Reproduksi

Kotiledon pada dasarnya memungkinkan embrio tanaman untuk mulai menciptakan kehidupan baru setelah perkecambahan. Ini adalah fungsi kotiledon yang kritis karena menunjukkan bahwa tanpa kotiledon, tanaman pada dasarnya tidak akan bisa berkembang biak. Dengan bantuan kotiledon, tanaman dapat menyebarkan benih mereka dan meningkatkan populasi spesies mereka dengan cepat.

Loading...

5 comments on “Pengertian Kotiledon dan Fungsinya

  1. cyntia

    Bagaimana perkecambahan biji dapat menembus kulit pada kumit yang keras

  2. ayun

    apakah pengertian kotiledon bisa disederhanakan dengan"biji" saja untuk anak SD

Comments are closed.