Patogen: Pengertian, contoh, cara mencegah

  • by

Apa itu patogen?

Patogen atau agen infeksius adalah agen biologis yang menyebabkan penyakit atau penyakit pada inangnya.

Istilah patogen paling sering digunakan untuk agen yang mengganggu fisiologi normal hewan atau tumbuhan multiseluler.

Namun, patogen dapat menginfeksi organisme bersel tunggal dari semua kerajaan biologis.

Ada beberapa media dan jalur tempat patogen dapat menyerang inang.

Tubuh manusia mengandung banyak pertahanan alami terhadap beberapa patogen umum dalam bentuk sistem kekebalan tubuh manusia dan oleh beberapa bakteri “membantu” yang ada dalam flora normal tubuh manusia.

Beberapa patogen ditemukan bertanggung jawab atas jumlah besar korban dan memiliki banyak efek pada kelompok yang menderita.

Saat ini, sementara banyak kemajuan medis telah dibuat untuk melindungi terhadap infeksi oleh patogen, melalui penggunaan vaksinasi, antibiotik dan fungisida, patogen terus mengancam kehidupan manusia.

Kemajuan sosial seperti keamanan makanan, kebersihan, dan pengolahan air telah mengurangi ancaman dari beberapa patogen.

Pengertian Patogen

Patogen adalah agen biologis yang dapat menimbulkan penyakit pada inangnya (organisme yang ditumpangi). Nama lain dari patogen adalah mikroorganisme parasit, yang dapat menyebabkan penyakit.

Di dalam tubuh manusia sebenarnya terdapat cukup banyak bakteri atau mikroba yang hidup.  Beberapa bakteri tersebut melakukan simbiosis mutualisme dengan tubuh kita dan ada juga mikroba yang hanya “menumpang” hidup tanpa memberikan efek positif pada tubuh.

Berkat sistem imun tubuh yang baik, mikroba jahat yang ada dalam tubuh dapat dikontrol sehingga tidak menyebabkan penyakit.  Namun, jika jumlah bakteri atau mikroba itu membesar, maka tubuh akan mengalami efek samping hingga menurunnya kekebalan tubuh.

Contoh patogen

Patogen yang berbahaya memiliki beberapa jenis. Mikroorganisme parasit ini bisa menggunakan tubuh inangnya untuk melipatkan diri, menyebabkan penyakit dan bisa menular, berikut jenis-jenis patogen yang berbahaya untuk kesehatan.

1. Virus

Virus terdiri dari beberapa kode genetik seperti, DNA atau RNA, yang dilindungi oleh lapisan protein. Ketika Anda terinfeksi, virus dapat menyerang sel inang di dalam tubuh Anda, kemudian menggunakan komponen sel inang untuk bereplikasi dan menghasilkan banyak virus.

Setelah virus menggandakan diri, virus-virus baru ini akan dilepaskan dan menginfeksi tubuh ke area yang sudah terinfeksi. Beberapa jenis virus yang masuk ke dalam tubuh adalah dorman dan hanya bisa menyerang jika daya tahan tubuh seseorang sedang rendah. Namun, sebaliknya banyak juga virus yang dapat langsung menyerang dan menyebabkan infeksi di mana-mana.

Bahkan, beberapa virus berpotensi untuk mati untuk sementara waktu, kemudian dapat menggandakan diri kembali. Ketika kondisi ini terjadi, penderita akan terlihat pulih dari infeksi virus, kemudian kembali jatuh sakit. Virus tidak dapat diobati dengan antibiotik, obatnya tergantung dengan jenis virus itu sendiri atau menunggu imunitas menguat sehingg  tubuh melawan virus tersebut.

Dokter akan berusaha untuk mengatasi gejala yang ditimbulkan sehingga daya tubuh akan meningkat dan virus tidak menyebar. Contoh penyakit yang disebabkan oleh virus adalah flu, meningitis, cacar air, hepatitis hingga HIV AIDS.

2. Bakteri

Bakteri merupakan mikroorganisme yang terbuat dari sel tunggal. Jenisnya pun sangat beragam, memiliki bentuk yang berbeda-beda dan memiliki kemampuan untuk di lingkungan apapun, termasuk di dalam tubuh manusia. Namun tidak semua bakteri dapat menyebabkan penyakit, yang dapat menyebabkan penyakit disebut bakteri patogen.

Tubuh Anda bisa lebih rentan terhadap infeksi bakteri ketika sistem kekebalan tubuh Anda terganggu oleh virus. Infeksi terhadap bakteri dapat diobati dengan antibiotik. Namun menurut WHO, antibiotic digunakan secara sembarangan, bisa menyebabkan bakteri menjadi kebal. Contoh penyakit yang disebabkan oleh bakteri yaitu, radang tenggorokan, radang saluran kantung kemih dan TBC.

3. Jamur

Jamur memiliki banyak spesies, namun beberapa diantaranya diketahui bisa menyebabkan penyakit. Beberapa jenis jamur dapat Anda temui di mana saja, termasuk di dalam ruangan, di luar ruangan, dan kulit manusia sekalipun. Jamur dapat menyebabkan infeksi ketika mereka tumbuh terlalu cepat. Sel yang terdapat pada jamur mengandung inti sel atau nukleus dan komponen lainnya yang dilindungi oleh membran dan dinding sel yang tebal.

Jamur yang sudah masuk dan melakukan infeksi akan cenderung sulit diatasi. Hal ini dikarenakan ada banyak membran tebal yang melindungi inti jamur. Salah satu cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mengamati sebelum jamur tersebar ke mana-mana.

4. Parasit

Parasit bisa diibaratkan seperti hewan kecil yang masuk dan bisa hidup di tubuh inangnya. Tiga jenis utama parasit dapat menyebabkan penyakit pada manusia, seperti:

  • Protozoa: organisme sel tunggal yang dapat hidup dan berkembang biak di tubuh Anda.
  • Helminths: organisme bersel banyak yang dapat hidup di dalam atau luar tubuh dan umumnya dikenal sebagai cacing.
  • Ektoparasit: organisme bersel banyak, contohnya seperti nyamuk dan kutu. Parasit bisa menyebabkan gangguan pencernaan, penyakit menular seksual, malaria dan cacing usus.

Cara mencegah patogen masuk ke tubuh

  • Mendapatkan vaksin untuk mencegah datangnya penyakit
  • Konsumsi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas
  • Sebelum memasak pastikan sudah mencuci bahan makanan dengan bersih, untuk menghindari bakteri atau cacing yang terdapat pada sayuran, buah dan daging yang ingin dimasak.
  • Tidak saling bertukar barang dengan orang lain
  • Jauhi daerah yang sedang mengalami wabah penyakit.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *