6 Fungsi Mahkota Bunga Pada Tumbuhan

Kelopak adalah daun yang dimodifikasi yang mengelilingi bagian reproduksi bunga. Mereka sering berwarna cerah atau berbentuk tidak biasa untuk menarik penyerbuk. Bersama-sama, semua kelopak bunga disebut mahkota bunga. Fungsi utama mahkota bunga adalah untuk menarik penyerbuk seperti kupu-kupu, lebah, dan kelelawar.

6 Fungsi Mahkota Bunga Pada Tumbuhan – Bunga adalah salah satu variasi ataupun sebutan lain yang bisa kita sematkan pada tanaman. Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa ada bermacam-macam bunga di dunia ini dengan berbagai jenis nama, warna, dan juga variasi. Di mana terkadang warna dan variasi tersebut menjadi ciri-ciri khas khusus dari sebuah bunga.

Salah satu bunga yang sangat dikenal dengan keindahan warna mahkotanya yang beragam adalah bunga mawar. Bunga mawar memiliki beragam warna mahkota mulai dari putih, kuning, merah, pink, dan sebagainya. Dari situ kita bisa mengetahui, bahwa salah satu fungsi dari mahkota bunga adalah untuk menarik perhatian siapapun yang memandangnya. Sebenarnya, masih ada beberapa fungsi lain dari mahkota bunga yang jarang diketahui oleh orang. Dikarenakan bersifat lebih spesifik, jika dilihat dari variasi dan struktur yang ada pada mahkota bunga itu sendiri. Oleh karena itu, sebelum mengetahui 6 Fungsi Mahkota Bunga Pada Tumbuhan, salah satu yang harus dipahami terlebih dahulu ialah variasi dari struktur mahkota bunga itu sendiri.

Variasi Struktur Bunga

Seperti yang sudah dijelaskan, hal yang dilakukan pertama kali kebanyakan orang ketika melihat bunga tentunya adalah melihat warnanya. Satu hal yang perlu diketahui, bahwa mahkota dari spesies tanaman atau bunga yang berbeda tentunya akan memiliki variasi warna, ukuran, dan jumlah kelopak yang berbeda pula. Sehingga dapat kita ketahui, bahwa bunga yang besar biasanya memiliki kelopak lebih sedikit dibandingkan dengan bunga yang kecil, karena bunga yang kecil biasanya memiliki kelopak lebih banyak dalam mahkotanya.

Karakteristik Bunga

Kelopak bunga adalah salah satu bagian dari bunga yang biasanya diatur dalam sebuah lingkaran di sekitar pusat bunga. Mahkota bunga adalah rangkain dari kelopak bunga yang tersusun. Jadi, yang memberikan struktur warna pada bunga, sehingga bunga tampak menarik dan indah adalah mahkota bunga.
Berdasarkan simetri mahkotanya, bunga dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

1. Bunga Actinomorfik

Bunga jenis ini merupakan bunga yang memiliki kelopak yang identik diatur dalam sebuah lingkaran di area pusat bunga, yang biasa disebut dengan simetri radial. Dengan kata lain, simetri radial ialah ketika gambar cermin dapat diperoleh dikala garis ditarik ke tengah bunga menuju ke segala arah. Salah satu contoh dari bunga jenis ini adalah bunga matahari, di mana bunga ini adalah salah satu bunga terpopuler di Negeri Matahari Terbit yaitu Jepang dengan sebutan himawari.

2. Bunga Zigomorfik

Bunga ini memiliki kelopak dengan berbagai bentuk dan ukuran dalam mahkotanya, yang biasa disebut dengan simetri bilateral. Disebut seperti itu dikarenakan hanya memiliki satu jalur. Dimana hanya dapat ditarik dalam satu arah di pusat bunganya untuk bisa menciptakan citra cermin dari stukturnya pada mahkota bunga. Contoh dari bunga zigomorfik yaitu bunga anggrek. Di mana bunga anggrek memiliki berbagai variasi bentuk dan ukuran bahkan warnanya. Berbeda dengan mawar yang memiliki bentuk dan ukurannya yang nyaris sama dan hanya berbeda pada warnanya saja yang bervariasi.

Fungsi Mahkota Bunga

Setelah mengetahui variasi struktur bunga dan karakteristiknya, berikut adalah penjelasan mengenai 6 Fungsi Mahkota Bunga Pada Tumbuhan :

  • Fungsi utama mahkota bunga adalah membantu proses produksi dan cara perkembangbiakan tumbuhan pada bunga atau tanaman itu sendiri.
  • Untuk membantu proses penyerbukan. Di mana proses penyerbukan pada tanaman biasanya bisa dibantu oleh angin atau serangga dan juga kupu-kupu. Pada tanaman yang proses penyerbukannya dibantu oleh angin biasanya memiliki mahkota bunga dengan kelopak bunga yang kecil. Dimana hal itu membuat tidak memungkinkannya terjadinya pemblokiran saat angin bertiup dan bergerak menuju bagian atas, sehingga serbuk sari menjadi beterbangan dan tersebar pada bunga-bunga lainnya.
  • Di samping itu, warna dan tekstur kelopak pada mahkota bunga juga memiliki fungsi tersendiri dalam menarik perhatian serangga dan kupu-kupu yang akan membantu proses terjadinya penyerbukan. Bunga yang memiliki warna merah di kelopak pada mahkotanya biasanya akan menarik seekor burung. Sedangkan bunga yang memiliki warna kuning dan biru biasanya akan menarik serangga karena kita tahu bahwa serangga tidak bisa melihat warna merah.
  • Pada mahkota bunga yang memiliki warna pucat dan terkesan tidak memiliki warna biasanya, biasanya akan melakukan proses penyerbukan pada malam hari. Hal tersebut dikarenakan warna tersebut akan terlihat lebih menonjol pada malam hari, di mana rata-rata dibantu oleh kelelawar dan ngengat. Sehingga, bisa dikatakan bahwa pola warna di kelopak pada mahota bunga berfungsi sebagai lampu pemandu, sama seperti yang diterapkan bandara di lintasan pendaratan pada waktu malam hari untuk membantu pendaratan pesawat.
  • Mahkota bunga dengan tekstur kelopak yang lebih kasar akan memudahkan menempelnya serbuk sari yang ditransfer oleh bunga lain melalui angin. Dengan demikian, semakin kasar tekstur dari kepolak pada mahkota bunga, maka kemungkinan berhasilnya reproduksi akan semakin besar. Begitu juga dengan sebaliknya, semakin halus tekstur kelopak pada mahkota bunga, maka kemungkinan berhasilnya reproduksi akan semakin kecil, dikarenakan tidak tertempelnya serbuk sari yang berasal dari bunga lain.
  • Di mana fungsi inti yang sebenarnya dari mahkota bunga ialah sebagai tolak ukur kemungkinan berhasilnya proses reproduksi pada bunga atau tanaman.

Demikianlah informasi tentang 6 Fungsi Mahkota Bunga Pada Tumbuhan yang bisa kami sampaikan. Semoga informasi kali ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *