Apa itu Magnitudo Mutlak

Magnitudo mutlak atau absolut adalah konsep yang ditemukan setelah magnitudo tampak ketika astronom membutuhkan cara untuk membandingkan kecerahan intrinsik, atau kecerahan absolut benda-benda langit.

Besarnya benda yang tampak hanya memberi tahu kita seberapa terang suatu benda muncul dari Bumi. Itu tidak memberi tahu kita seberapa terang objek dibandingkan dengan objek lain di alam semesta. Misalnya, dari Bumi, planet Venus tampak lebih terang daripada bintang mana pun di langit. Namun, Venus benar-benar kurang terang dari bintang, hanya sangat dekat dengan kita. Sebaliknya, sebuah benda yang tampak sangat redup dari Bumi, sebenarnya bisa sangat terang, tapi sangat jauh.

Magnitudo mutlak didefinisikan sebagai magnitudo semu yang dimiliki suatu benda jika terletak pada jarak 10 parsec. Jadi misalnya, magnitudo Matahari adalah -26,7 dan merupakan benda langit paling terang yang dapat kita lihat dari Bumi. Namun, jika Matahari berjarak 10 parsec, magnitudo yang tampak akan menjadi +4,7, hanya seterang Ganymede yang tampak bagi kita di Bumi.

Pengertian

Magnitudo mutlak adalah sebuah skala untuk mengukur kecerahan sebenarnya benda angkasa tanpa memperhitungkan jarak objek. Mengukur besarnya mutlak seberapa terang sebuah objek akan muncul jika itu tepat 10 parsecs (sekitar 33 tahun cahaya) dari Bumi.

Pada skala ini, Matahari memiliki magnitudo mutlak 4,8 sementara itu memiliki magnitudo tampak dari -26,7 karena begitu dekat. Magnitudo mutlak merupakan  sebuah konsep yang diciptakan setelah magnitudo tampak ketika para astronom membutuhkan cara untuk membandingkan kecerahan intrinsik, atau absolut benda-benda langit yang tersebar di alam semesta.

Magnitudo suatu objek hanya memberitahu kita seberapa terang sebuah objek muncul dari Bumi. Ia tidak memberitahu kita bagaimana terangnya objek tersebut dibandingkan dengan benda-benda langit lainnya di alam semesta.

Sebagai contoh, dari Bumi planet Venus tampak lebih cerah daripada bintang di langit. Namun kenyataannya , Venus benar-benar jauh lebih terang daripada bintang, itu terjadi karena planet venus memiliki jarak yang  sangat dekat dengan kita.

Sebaliknya, sebuah benda langit  atau palnet atau bintang  kelihatannya  muncul sangat samar dari Bumi karena jaraknya yang sangat jauh dari bumi , walaupun benda tersebut sebenarnya bisa sangat cerah di bandingkan dengan planet venus.

Dalam prakteknya, besarnya benda langit diukur dalam panjang gelombang atau warna menggunakan filter tertentu. Hal ini karena informasi tentang warna bintang sangat berguna untuk astronom dan memberi mereka informasi mengenai suhu permukaan sebuah bintang.

Suhu permukaan bintang menentukan warna cahaya yang dipancarkan oleh benda langit tersebut. Bintang biru memiliki suhu permukaan  yang lebih panas dari bintang kuning, dan bintang kuning ini juga mempunyai suhu permukaan yang lebih panas dari bintang merah.

Benda langit terdekat dengan bumi akan tampak lebih cerah

Benda langit terdekat dengan bumi akan tampak lebih cerah

Sebuah bintang panas seperti Sirius, dengan suhu permukaan sekitar 9.400 K memancarkan cahaya biru lebih dari lampu merah, sehingga terlihat lebih cerah melalui filter biru daripada melalui filter merah. Sebaliknya adalah benar dari bintang dingin seperti Betelgeuse, yang memiliki suhu permukaan sekitar 3.400 K. Betelgeuse terlihat lebih cerah jika dilihat melalui filter merah daripada bila dilihat melalui filter biru.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *