Kebudayaan Pacitan (sejarah dan peninggalan)

Diperkirakan, kebudayaan Pacitan ini berasal dari masa dan tempat manusia jenis Pithecanthropus erectus hidup. Tadinya kesimpulan itu cukup diragukan. Akan tetapi, keraguan itu pupus berkat adanya petunjuk dari peninggalan alat-alat serupa di Beijing (dulu Peking), Cina. Kebudayaan Pacitan berkembang di daerah Pacitan, Jawa Timur. Beberapa alat dari batu ditemukan di daerah ini.

Seorang ahli, von Koeningwald dalam penelitiannya pada tahun 1935 telah menemukan beberapa hasil teknologi bebatuan atau alat-alat dari batu di Sungai Baksoka dekat Punung. Alat batu itu masih kasar, dan bentuk ujungnya agak runcing, tergantung kegunaannya. Alat batu ini sering disebut dengan kapak genggam atau kapak perimbas.

Alat-alat itu berasal dari manusia jenis Sinanthropus pekinensis. Padahal dapat diketahui dengan pasti bahwa fosil Sinanthropus pekinensis seumur dengan fosil Pithecanthropus erectus. Maka dari itu, dapat dipastikan bahwa alat-alat kebudayaan Pacitan digalang oleh Pithecanthropus erectus.

Daerah persebaran kapak perimbas terutama terdapat di tempat-tempat yang banyak mengandung batuan yang cocok digunakan sebagai bahan pembuat alat-alat dari batu. Tempat – tempat penemuan tradisi kapak perimbas antara lain:

1. Punung, Pacitan, Jawa Timur (tempat penemuan yang terpenting)
2. Lahat, Sumatera Selatan
3. Awangbangkal, Kalimantan Selatan
4. Cabbenge, Sulawesi Selatan.

Contoh alat-alat budaya Pacitan adalah sebagai berikut:

Kapak perimbas

Kapak perimbas, yaitu tajaman yang berbentuk konveks (cembung) atau kadang-kadang lurus diperoleh melalui pemangkasan pada salah satu sisi pinggiran batu sehingga kulit batu masih melekat pada sebagian besar permukaan batunya. Dipakai untuk senjata, merimbas kayu, dan memecah-kan tulang binatang buruan. Menurut Movius, ciri-ciri kapak perimbas adalah sebagai berikut :
a. Berbentuk besar
b. Masif dan kasar buatannya
c. Kulit batunya masih melekat pada permukaan alat

Kapak genggam

Kapak genggam banyak ditemukan di daerah Pacitan. Alat ini biasanya disebut “chopper” (alat penetak/pemotong). Alat ini dinamakan kapak genggam karena alat tersebut serupa dengan kapak, tetapi tidak bertangkai dan cara mempergunakannya dengan cara menggenggam. Pembuatan kapak genggam dilakukan dengan cara memangkas salah satu sisi batu sampai menajam dan sisi lainnya dibiarkan apa adanya sebagai tempat menggenggam. Kapak genggam berfungsi menggali umbi, memotong, dan menguliti binatang.

Pahat genggam (hand adze)

Pahat genggam (hand adze), sebuah alat yang bentuknya hampir sama dengan bujur sangkar atau persegi empat panjang yang tajamannya disiapkan melalui penyerpihan terjal pada permukaan atas menuju pinggiran batu.

kapak perimbas

kapak perimbas

Kapak Genggam

Kapak Genggam

Kapak genggam awal (proto-hand axe)

Kapak genggam awal (proto-hand axe), sebuah alat dari batu yang berbentuk meruncing. Teknik pemangkasan alat ini dilakukan pada satu permukaan batu untuk mendapatkan tajaman.

Loading...