Ciri-ciri Ekosistem Perairan

  • by

Jenis lingkungan yang ditandai dengan badan air tertentu (misalnya, lautan, danau, muara, dll), bersama dengan faktor-faktor biotik dan abiotik berinteraksi disebut ekosistem perairan. Ini meliputi kelompok terbesar bioma di planet kita, baik dari segi ukuran dan keragaman, dan secara luas diklasifikasikan menjadi dua jenis- ekosistem laut dan air tawar.

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi.

Pengertian Ekosistem Perairan

Ekosistem adalah campuran dari setiap unit biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik sehingga aliran energi menuju kepada suatu struktur biotik tertentu dan terjadi suatu siklus materi antara organisme dan anorganisme. Matahari sebagai sumber dari semua energi yang ada.

Dalam ekosistem, organisme dalam komunitas berkembang bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu sistem. Organisme akan beradaptasi dengan lingkungan fisik, sebaliknya organisme juga memengaruhi lingkungan fisik untuk keperluan hidup.

Pengertian ini didasarkan pada Hipotesis Gaia, yaitu: “organisme, khususnya mikroorganisme, bersama-sama dengan lingkungan fisik menghasilkan suatu sistem kontrol yang menjaga keadaan di bumi cocok untuk kehidupan”. Hal ini mengarah pada kenyataan bahwa kandungan kimia atmosfer dan bumi sangat terkendali dan sangat berbeda dengan planetlain dalam tata surya.

Kehadiran, kelimpahan dan penyebaran suatu spesies dalam ekosistem ditentukan oleh tingkat ketersediaan sumber daya serta kondisi faktor kimiawi dan fisis yang harus berada dalam kisaran yang dapat ditoleransi oleh spesies tersebut, inilah yang disebut dengan hukum toleransi.Pada makalah ini, kami akan membahas tentang ekosistem air tawar, air laut, dan ekosistem binaan manusia serta masalahnya.
Pengertian Ekosistem Perairan (Akuatik)

Ekosistem perairan merupakan ekosistem yang kompone abiotiknya sebagai besar terdiri atas air. Makhluk hidup (komponen biotik) dalam ekosistem perairan dibagi dalam beberapa kelompok antara lain sebagai berikut.

  • Plankton. Terdiri atas fitoplankton dan zooplankton, Organisme ini dapat bergerak dan berpindah tempat secara pasif karena pengaruh arus air, seperti ganggung uniseluler dan protozoa.
  • Nekton. Organisme yang bergerak aktif ( berenag ) seperti katak dan ikan.
  • Neuston. Organisme yang mengapung di permukaan air, seperti eceng gondok, serangga air, ganggang dan teratai.
  • Bentos. Organisme yang berada di dasar perairan, seperti cacing, udang, ganggang dan kepiting.
  • Perifiton. Organisme yang melekat pada organisme lain seperti siput dan ganggang.

Macam-Macam Ekosistem Perairan

1. Ekosistem Air Tawar

Ekosistem air tawar adalah suatu bentuk menyeluruh atau tatanan yang ada di dalam air tawar dan sekitarnya yang terdiri dari makhluk hidup di dalam air tersebut dan lingkungan air tawar itu sendiri.Ekosistem air tawar sering dikatakan juga sebagai perairan darat.

Ciri-ciri ekosistem air tawar:

  • Variasi suhu antara siang dan malam tidak terlalu besar.
    Penetrasi (masuknya) cahaya matahari terbatas/kurang.Salinitas (kadar garam) rendah, lebih rendah jika dibandingkan dengan sitoplasma.
  • Adanya aliran air (arus), hal ini amat menentukan distribusi gas yang vital, garam mineral dan organisme kecil.
  • Ekosistem air tawar tetap dipengaruhi oleh iklim dan cuaca, meskipun pengaruh tersebut relatif kecil apabila dibandingkan dengan ekosistem darat.
  • Perubahan ketinggian air terlihat nyata sekali , misalnya pada waktu musim hujan air sungainya tinggi (berlimpah) dan musim kemarau terlihat sedikit (kekeringan).
  • Kadar oksigen terlarut pada ekosistem air tawar relatif lebih tinggi.
  • Intensitas cahaya yang diterima pada ekosistem air tawar cukup tinggi, walaupun karena berbagai faktor penetrasi cahaya matahari ke dalam air agak berkurang.
  • Secara fisik dan biologis ekosistem ait tawar merupakan perantaraan ekosistem darat dan laut , yang sering disebut sebagai air payau (lingkungan estuarin) , estuarin merupakan lingkungan lingkungan perairan setengah tertutup di pinggiran daratan yang terpengaruh oleh pasang surut air laut.
    Macam tumbuhan yang terbanyak adalah jenis ganggang , sedangkan lainnya adalah tumbuhan biji.

Penggolongan Ekosistem Air Tawar Berdasarkan Gerak Airnya

Berdasarkan gerak airnya, ekosistem air tawar dapat dibedakan menjadi ekosistem lentik dan lotik.

  • Ekosistem Lentik, adalah ekosistem yang airnya tenang atau diam, misalnya danau, telaga dan rawa.
  • Ekosistem Lotik, adalah ekosistem yang airnya bergerak mengalir, misalnya selokan, parit, atau sungai. Ciri-ciri ekosistem lotik adalah airnya mengalir, merupakan ekosistem terbuka dari kadar oksigen terlarut relatif tinggi.

Aliran air dalam ekosistem lotik merupakan faktor pembatas bagi organisme yang ada di dalamnya. Artinya organisme yang tidak dapat melakukan adaptasi terhadap adanya aliran air akan tersingkir.

Aliran ini juga dapat menjadi penentu jenis dan komposisi komponen biotik dalam ekosistem. Aliran air tergantung pada topografi, besarnya sungai dan debit air yang mengalir.Misalnya, jenis organisme di pinggir sungai berbeda dengan jenis organisme di dalam atau di dasar sungai.

Air ekosistem lotik tidak tetap, melainkan berubah tergantung pada musim. Di Pulau Jawa, pada umumnya air sungai keruh dan banjir di musim hujan sedangkan di musim kemarau airnya kecil dan bahkan mengering. Keadaan ini merupakan suatu indikator adanya kerusakan ekosistem darat didaerah hulu sungai.

Sebagai suatu Ekosistem terbuka.Ekosistem lotik memperoleh kiriman bahan organik yang terbawa aliran air dari daerah hulu atau daratan misalnya, berupa bangkai, sampah atau daun-daun yang gugur ke sungai.

Meskipun dari ekosistem lotik itu sendiri hewan-hewan dapat memperoleh makanan, beberapa hewan sungai ada yang memakan bahan organik yang terbawa aliran air. Jadi, ekosistem lotik mendapat pengaruh yang besar dari ekosistem daratan.

Sebagai ekosistem yang mobil, aliran air memudahkan terjadinya persentuhan antara permukaan air yang luas dengan udara. Apalagi, jika disepanjang ekosistem lotik terdapat jeram, riak-riak kecil, dan air terjun.

Keadaan yang demikian menyebabkan kadar oksigen terlarut relatif tinggi. Tingginya kadar oksigen memberikan kondisi pada hewan-hewan sungai untuk hidup dilingkungan yang cukup oksigen, sehingga mereka menjadi peka terhadap kekurangan oksigen. Adanya bahan pencemar yang dapat mereduksi (mengurangi) oksigen terlarut dapat menimbulkan bencana bagi hewan air itu.

Ekosistem Air Laut

Ekosistem air laut merupakan sumber daya hayati dan non hayati, lebih kurang 70% dari permukaan bumi tertutup oleh laut. Wilayah indonesia yang terdiri atas lebih dari 13000 pulau, dikelilingi oleh laut. Ilmu yang mempelajari ekosistem air laut disebut oceanologi.

Ekosistem Binaan Manusia

Ekosistem binaan atau ekosistem buatan adalah ekosistem yang dibuat dan direkayasa oleh manusia.Ekosistem buatan atau binaan merupakan lingkungan yang diciptakan manusia untuk berbagai keperluan.

Manusia harus terus-menerus mengelola dan mengembangkan lingkungan tersebut sesuai dengan kebutuhan. Contoh ekosisem  binaan itu adalah kolam, aquarium,  waduk, sawah, ladang, dan taman. Pada umumnya, ekosistem buatan mempunyai komponen biotik sesuai dengan yang diinginkan pembuatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *