Apa yang dimaksud dengan Seleksi Terarah (Directional Selection)

Seleksi Terarah (Directional Selection) adalah Ketika seleksi alam lebih menyukai fenotip pada satu ekstrem dari rentang fenotipik, memberikan keunggulan dibandingkan individu lain dalam populasi, maka sifat tertentu menjadi lebih umum pada populasi tersebut karena sifat lain berkurang atau dihilangkan dari populasi. Seiring waktu geologis, pemilihan arah dapat menyebabkan perubahan besar dalam morfologi dan perilaku populasi atau spesies.

Contoh klasiknya adalah ngengat lada Inggris (Biston betularia) dan melanisme industri, penggelapan sayap secara bertahap dari banyak spesies ngengat dan kupu-kupu yang hidup di hutan yang digelapkan oleh polusi industri. Bentuk ringan ngengat itu disamarkan
di antara lumut berwarna terang di pohon-pohon London yang berwarna lebih gelap sebelum Revolusi Industri. Bentuk gelap ngengat tidak diamati sampai tahun 1848, karena dimakan oleh predator yang mudah melihatnya. Setelah lumut terbunuh oleh efek pencemaran jelaga dari Revolusi Industri, bentuk gelap meningkat jumlahnya, dan pada 1948, 90 persen ngengat yang dibumbui berwarna gelap. Bentuk ringan ngengat terus mendominasi populasi di daerah yang tidak tercemar di luar London. Resistensi antibiotik pada bakteri dan resistensi pestisida pada serangga adalah contoh lain pemilihan terarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *