Apa yang dimaksud dengan Misel

Yang dimaksud dengan Misel adalah Bagian dari mekanisme sabun sebagai pengemulsi, dimana gugus fungsi sabun yang bermuatan negatif membentuk lapisan melingkar yang mengelilingi setiap butiran minyak.

Dalam larutan air, molekul yang memiliki kelompok polar atau bermuatan dan daerah non polar (molekul amfifilik) membentuk agregat yang disebut misel. Dalam misel, kepala polar atau ionik membentuk kulit terluar yang bersentuhan dengan air, sementara ekor non polar diasingkan di interior.

Oleh karena itu, inti misel, yang terbentuk dari ekor non polar yang panjang, menyerupai tetesan minyak atau bensin. Panjang ekor non polar, sifat dan ukuran kepala kutub atau ion, keasaman larutan, suhu, dan keberadaan garam tambahan adalah faktor terpenting yang menentukan jenis agregat yang diperoleh. Jika parameter tersebut diubah, dimungkinkan untuk mengubah bentuk dan ukuran misel. Jumlah molekul amfifilik yang membentuk agregat disebut nomor agregasi; ini adalah cara untuk menggambarkan ukuran misel.

Misel banyak digunakan di bidang industri dan biologi karena kemampuannya untuk melarutkan dan memindahkan zat-zat non polar melalui media berair, atau membawa obat-obatan yang, seringkali, jarang larut dalam air. Kemampuan membawa misel dapat diubah jika parameter yang menentukan ukuran dan bentuknya diubah.

Agregat misel terbentuk hanya ketika konsentrasi molekul amfifilik mencapai konsentrasi tertentu yang disebut konsentrasi misel kritis (cmc). Kondisi itu dipantau oleh perubahan mendadak dalam sifat kimia dan fisik larutan. Sebaliknya, misel di bawah cmc sama sekali tidak ada.

Miselisasi tergantung pada keseimbangan dua efek utama: kecenderungan ekor non polar untuk menghindari kontak dengan air dan tolakan di antara kepala kutub atau bermuatan, efek destabilisasi pada proses agregasi. Ekor hidrokarbon menghindari kontak dengan molekul pelarut yang mengarah ke interior agregat, yang kekurangan air.

Sebaliknya, tolakan di antara kepala bermuatan pada permukaan misel dilemahkan oleh kehadiran ion bermuatan berlawanan (counter-ion). Hubungan yang menguntungkan antara ekor non polar di bagian dalam misel terjadi melalui interaksi hidrofobik, yang merupakan efek yang berlaku dalam proses pembentukan agregat ini.

Molekul amfifilik dapat membentuk misel tidak hanya dalam air, tetapi juga dalam pelarut organik non polar. Dalam kasus seperti itu, agregat misel disebut revers misel karena situasinya terbalik sehubungan dengan air. Bahkan, ekor hidrokarbon terpapar ke pelarut, sedangkan kepala kutub menunjuk ke arah interior agregat untuk melepaskan diri dari kontak dengan pelarut.

Misel

Misel adalah Bagian dari mekanisme sabun sebagai pengemulsi, dimana gugus fungsi sabun yang bermuatan negatif membentuk lapisan melingkar yang mengelilingi setiap butiran minyak.

Rivers misel mampu menampung jumlah air yang relatif besar di interiornya. Dengan cara itu, “kantung” dibentuk yang secara khusus cocok untuk pembubaran dan pengangkutan zat terlarut kutub melalui pelarut non polar.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *