Apa yang dimaksud dengan Kornea (mata)

Cahaya memulai perjalanannya ke mata dengan melewati kornea. Lapisan jaringan transparan ini berada di atas iris dan pupil. Ini membantu memfokuskan cahaya untuk menghasilkan gambar yang jelas pada retina, dan bertindak sebagai lapisan pelindung tambahan untuk mata. Meskipun kornea terlihat melengkung, biasanya sebenarnya lembaran datar dengan ketebalan seragam. Tonjolan bundar adalah ruang anterior, yang akan dibahas selanjutnya. Kornea dapat dilihat pada diagram ini:

mata

Bagian-bagian mata manusia

Saat Anda menggunakan lensa kontak, lensa ini pada dasarnya menambah atau membentuk kembali kornea Anda untuk memfokuskan cahaya dengan benar. Beberapa orang juga menjalani operasi laser untuk mengubah bentuk kornea sehingga akan memfokuskan cahaya dengan lebih baik.

Karena itu adalah bagian mata yang sangat berharga, tubuh ingin tahu kapan kornea telah terluka! Karena alasan itu, ada banyak serabut saraf yang melewatinya, dan mungkin banyak luka yang tergores, teriritasi, mengering, atau terinfeksi.

Karena kornea hampir tidak memiliki pembuluh darah di dalamnya – ini akan menghalangi cahaya yang lewat – itu bisa memakan waktu lama untuk sembuh dari cedera, dan dapat memiliki waktu yang sulit melawan infeksi.

Untuk alasan itu, orang yang mencurigai mereka mungkin memiliki cedera mata atau infeksi harus segera pergi ke dokter. Cedera dan infeksi mata dapat merusak penglihatan secara permanen jika tidak dirawat dengan benar.

Cahaya yang dipantulkan benda => Kornea àaqueous humor => pupil => lensa mata => vitreous humor => bayangan jatuh di retina => di bintik kuning / fovea centralis impuls cahaya (bayangan yang terbentuk) => nervus opticus (no : 11) => otak ( lobus occipitalis ) => kesan melihat. 24. Keratitis Bakterial Keratitis Jamur Keratitis Virus Keratitis achantamoeba 1. Mata merah 2. penglihatan silau 3. Mata berair 4. Nyeri pada mata yang terinfeksi 5. Adanya sekret dan penglihatan menjadi kabur 6. Pada pemeriksaan bola mata eksternal ditemukan hiperemis perikornea, blefarospasme, edema kornea, infiltrasi kornea 1. Pemakaian steroid topikal lama 2. Lesi satelit 3. Tepi ulkus sedikit menonjol dan kering, tepi yang ireguler 4. Plak endotel 5. Hypopyon, kadang-kadang rekuren 6. Formasi cincin sekeliling ulkus 7. Lesi kornea yang indolen 1. Nyeri 2. Fotofobia 3. Mata berair 4. Mata merah 5. Tajam penglihatan turun terutama jika bagian pusat yang terkena 6. Tanda klinis terdapat dendrit 1. Sangat nyeri 2. Mata merah 3. Fotofobia 4. Ulkus kornea indolen, 5. cincin stroma 6. infiltrat perineural. Beberapa orang berpikir bahwa lensa mata ditemukan di bagian luar, di mana kornea berada – mungkin karena penggunaan kata lensa kontak.” Tetapi lensa yang melakukan pemfokusan akhir cahaya ditemukan di dalam mata, di belakang pupil. Menjadi penyebab paling sering terjadinya infeksi pada kornea, biasanya terjadi pada orang yang menggunakan lensa kontak Bakteri dapat langsung menyerang permukaan kornea yang terdapat luka kemudian mengeluarkan toksin ( racun ) yang dapat menyebabkan terjadinya ulkus pada kornea.

Bagian ini yang bertugas meneruskan cahaya untuk masuk ke bola mata Ketika terjadi ulkus kornea , maka kondisi ini dapat menimbulkan gangguan penglihatan yang serius dan menetap. Kornea tidak memiliki pembuluh darah Kontribusi kornea selain sebagai pertahanan fisik dan kimia bola mata juga seebagai komponen media refraktif berkekuatan 40-44 Dioptri Kornea memiliki tingkat kelengkungan yang bervariasi dari kelengkungan kecil (landai) pada tepi luar kornea dan kelengkungan besar (curam) pada pusat tengah kornea, dengan demikian kornea mampu membiaskan cahaya yang datang dari luar untuk diteruskan melewati komponen media refraktif lain di dalam bola mata. Ulkus kornea pada mata bersifat sensitif-ketika bagian tersebut terlalu lama mengalami kontak dengan kontak lensa akan menggores permukaan mata.

JAKARTA – Ahli Spesialis mata terkemuka di Singapura telah menjadi dokter pertama di Asia Tenggara yang berhasil melaksanakan operasi revolusioner berupa mengembalikan penglihatan pada anak-anak yang mengalami penyakit kebutaan kornea. Pada penderita mata silinder, kornea mata mengalami ketidaksempurnaan bentuk, sehingga cahaya yang masuk dari kornea nggak difokuskan pada satu titik di retina sehingga membuat penglihatan kabur. Ulkus kornea adalah salah satu penyakit pada jaringan kornea mata yang dapat menyebabkan hilangnya penglihatan dan menjadi salah satu penyebab utama kebutaan terbesar di dunia.

Anggaplah kita sedang melihat mangkuk kristal yang penuh dengan buah -buahan, cahaya yang datang dari mangkuk ini ke mata kita menembus kornea dan selaput pelangi kemudian difokuskan pada retina oleh lensa jadi apa yang terjadi pada retina, sehingga sel-sel retina dapat merasakan adanya cahaya ketika partikel cahaya yang disebut foton mengenai sel-sel retina. Adapun tahap-tahap terbentuknya bayangan pada mata adalah : cahaya masuk ke dalam mata melalui lubang pupil, pertama cahaya menembus kornea, aqueous humor, lensa, dan viterus humor sehingga bayangan jatuh tepat pada retina. Kornea atau selaput tanduk sebagai pelindung lensa mata dan pembias cahaya yang masuk ke dalam mata.

Gambaran klinik masing-masing keratitis pun berbeda-beda tergantung dari jenis penyebab dan tingkat kedalaman yang terjadi di kornea Jika keratitis tidak ditangani dengan benar maka penyakit ini akan berkembang menjadi suatu ulkus yang dapat merusak kornea secara permanen sehingga akan menyebabkan gangguan penglihatan bahkan dapat sampai menyebabkan kebutaan. Kornea mata yang tergores atau ada benda asing pada mata bayi dapat menyebabkan kemerahan dan mata berair. Pemeliharaan yang tepat dari bentuk ini sangat penting untuk penglihatan, karena cahaya difokuskan oleh kornea dan lensa dengan tujuan mengenai retina pada jarak tertentu.

Karena kornea hampir tidak memiliki pembuluh darah di dalamnya – ini akan menghalangi cahaya yang lewat – itu bisa memakan waktu lama untuk sembuh dari cedera, dan dapat memiliki waktu yang sulit melawan infeksi. Padahal, mereka yang mengalami kebutaan kornea akan mendapatkan penglihatan kembali bila ada orang-orang yang baik hati mendonorkan matanya ketika meninggal. Selain melumasi mata, air mata buatan juga akan membantu membersihkan benda asing (seperti bulu mata) sebelum benda tersebut dapat menggores kornea.

Jangan menggunakan lensa kontak pada saat Anda mengoleskan/meneteskan obat antibiotik pada kornea mata yang terluka. Jika Anda biasanya mengenakan lensa kontak, sangat disarankan untuk menghindari penggunaan benda tersebut selama sedikitnya satu minggu setelah luka, sampai kornea telah benar-benar sembuh. 3. Perhimpunan Dokter Spesislis Mata Indonesia, Ulkus Kornea dalam : Ilmu Penyakit Mata Untuk Dokter Umum dan Mahasiswa Kedokteran, edisi ke 2, Penerbit Sagung Seto, Jakarta,2002.

Anamnesis pasien penting pada penyakit kornea, sering dapat diungkapkan adanya riwayat trauma, benda asing, abrasi, adanya riwayat penyakit kornea yang bermanfaat, misalnya keratitis akibat infeksi virus herpes simplek yang sering kambuh. Menurut dia, sepasang kornea dari seorang pendonor dapat digunakan untuk membantu penglihatan dua sampai empat pasien penerima donor mata. SPL berperan di dalam memperbaharui sel epitel kornea dan lapisan sklera (konjungtiva) secara kontinu.1,2 Kerusakan pada mata yang berdampak pada jaringan limbus, seperti luka bakar, paparan senyawa kimia, atau infeksi mikroba, dapat menurunkan proliferasi dan diferensiasi SPL.

Associate Professor Leonard Ang, Direktur Medis dari Lang Eye Centre, Mount Elizabeth Novena Hospital Singapore, telah berhasil memulihkan penglihatan dua anak yang mengalami penyakit kornea parah dengan melakukan operasi mata yang kompleks. Dia memastikan, hanya dalam waktu 15 menit pasien sudah dapat mengetahui apakah berisiko terkena katarak, glaukoma serta masalah pada retina, kornea dan penyakit mata lainnya. Lensa sendiri sebenarnya memang dibuat dengan menyontek struktur mata manusia yaitu bagian terluar (kornea), ring aperture (iris dan pupil), lensa dan sensor (retina).

Sehingga cahaya yang masuk difokuskan oleh kornea dan lensa ke sel penerima cahaya di retina. Sifat kornea yang bening (transparan) ini membuat cahaya dapat masuk ke dalam mata dan diterima oleh sel-sel penerima cahaya di retina. Bagi orang-orang yang menggunakan lensa kontak, dapat mengurangi resiko terjadinya ulkus kornea dengan cara meningkatkan pola hidup bersih , yaitu mencuci tangan dengan benar sebelum memakai dan melepas lensa kontak, tidak memakai lensa kontak melebihi jangka waktu yang ditentukan, tidak mengggunakan lensa kontak pada saat tidur atau berenang, dan sebagainya.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *