Apa yang dimaksud dengan Konjungtiva

Konjungtiva terletak di kelopak mata dinamakan konjungtiva palpebral dan yang akan memantulkan pada permukaan anterior dari bola mata dinamakan konjungtiva bulbar Konjungtiva hanya melindunga bagian putih mata bukan kornea (sebuah lapisan antara iris dan pupil ). Permukaan mata dan kelopak mata bagian dalam ditutupi oleh selaput pelindung yang bening yang disebut konjungtiva.” Di sinilah kata konjungtivitis” – nama ilmiah untuk mata merah muda” – berasal. “Gejala konjungtivitis di antaranya adalah gatal, mata berair, mata merah, bengkak pada konjungtiva, dan sekret (kotoran mata) yang berwarna putih serta lengket,” kata dr. Sepri.

Definisi Konjungtivitis papiler raksasa (giant papillary conjunctivitis/ GPC) adalah radang konjungtiva, paling sering dikaitkan dengan pemakaian lensa kontak lunak dan ditandai oleh kehadiran gundukan raksasa atau papila (lebih dari 1 milimeter diameternya) pada permukaan posterior dari kelopak mata atas, disertai kemerahan, gatal, rasa terbakar, debit lendir, dan penglihatan kabur, mungkin berhubungan dengan iritasi karena endapan kelebihan protein pada lensa dan / atau bahan kimia (seperti pengawet) dalam larutan pembersih dan sterilisasi yang digunakan untuk merawat lensa..Pengobatan terdiri dari pengurangan atau penghentian pemakaian lensa kontak, pembersihan enzimatik lensa yang lebih sering (untuk menghilangkan endapan protein), penghentian larutan dengan pengawet, sterilisasi dengan hidrogen peroksida, dan mungkin mendapatkan lensa kontak baru. 24. 2. Konjungtivitis gonore •Dewasa •Autoinfeksi pada penderita urethritis / cervisitis gonore Ada 3 macam stadium: Infiltratif Purulen Penyembuhan Gejala: •Nyeri pada mata •Mata merah •Rasa kelilipan Klinis •Konjungtiva merah dan kasar •Khemotik •Kelopak mata bengkak, sukar dibuka •Ulkus kornea marginal. Dijelaskan oleh dr. Sepriani walaupun penyebab mata merah paling sering adalah peradangan konjungtiva karena infeksi bakteri, virus, dan alergi, mata merah dapat juga disebabkan oleh peradangan pada iris, kornea, dan peningkatan tekanan bola mata akut. Risiko tertentu dapat meningkatkan keseriusan gejala karena pemakaian lensa kontak seperti peradangan yang semakin dalam karena luka permukaan lapisan mata kornea (lebih dalam dari konjungtiva).

Lapisan epitel yang ada pada konjungtiva sendiri terdiri dari dua hingga lima lapisan sel epitel silinder yang memiliki tingkatan superfisial dan basal, sel epitel superfisial ini sendiri juga memiliki kandungan sel goblet bulat atau pun oval yang berugas untuk mensekresi mukus, mukus yang mendorong inti sel goblet ke tepi dan juga diperlukan untuk dispersi lapisan air mata yang dilakukan secara merata pada seluruh prekornea. Sehingga bisa dipastikan jika konjungtiva ini sendiri merupakan membran yang menutupi sklera dan juga kelopak di bagian belakang, konjungtiva ini memiliki kandungan kelenjar musin yang dihasilkan oleh sel goblet dan musin ini sendiri memiliki sifat membasahi bola mata dan terutama untuk membasahi kornea mata. Konjungtivitis adalah mata merah akibat peradangan pada selaput yang melapisi permukaan bola mata dan kelopak mata bagian dalam (konjungtiva mata).

1 2 Konjungtiva terletak di kelopak mata dinamakan konjungtiva palpebral dan yang akan memantulkan pada permukaan anterior dari bola mata dinamakan konjungtiva bulbar 1 Konjungtiva hanya melindunga bagian putih mata bukan kornea (sebuah lapisan antara iris dan pupil ). 1 Konjungtiva bulbar sangat tipis, dan pembuluh darah dapat terlihat dengan mata telanjang (dan akan lebih terlihat saat mata mengalami iritasi). 2 Ketika mata tertutup, terlihat seperti berlaku sebuah celah selang bola mata dengan kelopak mata, ini yang dinamakan sebagai kantung konjungtival dimana terletak lensa mata 2. 1 Konjungtiva hanya melindunga anggota putih mata bukan kornea (sebuah lapisan selang iris dan pupil ). 1 Konjungtiva bulbar sangat tipis, dan pembuluh darah dapat terlihat dengan mata telanjang (dan akan lebih terlihat kala mata menemui iritasi).

Patofisiologi mata merah dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit, misalnya konjungtivitis, perdarahan subkonjungtiva, glaukoma, blefaritis , keratitis, dan benda asing pada mata. Konjungtivitis adalah salah satu penyakit mata dimana terjadi peradangan atau infeksi pada membran transparan (konjungtiva) yang melapisi kelopak mata dan menutupi bagian putih bola mata. Konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva (membran transparan antara kelopak dan sklera(bagian putih mata) yang menyebabkan pembengkakan, mata merah dan nyeri.

26. 3. Konjungtivitis Kataral Gejala Umum >> sekret berlendir pada mukosa konjungtiva Kausa : Pneumokok, stafilokok, dan hemofilus Keluhan : Kelopak mata sukar dibuka pada pagi hari Kelilipan / kemasukan. Pterigium adalah suatu pertumbuhan dari epitel konjungtiva bulbaris dan jaringan ikat subkonjungtiva yang bersifat degeneratif dan invasif yang terdapat dicelah kelopak mata bagian medial atau nasal berbentuk segitiga, dengan puncaknya mengarah kebagian tengah dari kornea. Konjungivitis atau mata merah yang sebenarnya pink eye ini adalah peradangan atau inflamasi pada konjungtiva, yaitu selaput bening atau selaput mukosa tipis yang melapisis atau menutupi bagian warna putih pada mata dan permukaan bagian dalam kelopak mata.

Konjungtiva tersusun dari epitel skuamosa non keratin, membentuk lapisan posterior dari kelopak mata dan berisi sel goblet yang mensekresi mucin dan kelenjar lakrimal aksesori Wolfring dan Krause. Masalah mata Theresa tersebut dikaitkan dengan konjungtivitis (radang konjungtiva) dan kerusakan pada kornea. Saat dokter memeriksa bagian bawah kelopak mata Theresa, dokter menemukan benjolan berpigmen gelap di bawah konjungtiva, yang merupakan membran transparan yang melapisi kelopak mata dan bagian putih mata.

Ketika mata tertutup, terlihat seperti ada sebuah celah antara bola mata dengan kelopak mata, ini yang disebut sebagai kantung konjungtival di mana terletak lensa mata. Konjungtiva, adalah selaput lendir yang melapisi bagian dalam kelopak mata dan melapisi juga permukaan bola mata. 3. Adanya bentuk perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva), Mimisan (Epitaksis), Buang air besar dengan kotoran (Peaces) berupa lendir bercampur darah (Melena), dan lain-lainnya.

Trauma atau luka pada mata, termasuk operasi kelopak mata kosmetik, dapat menghasilkan mata merah, kadang disertai pendarahan subkonjungtival. Saat konjungtiva terinfeksi, pembuluh darah di dalamnya menjadi membengkak, menjadikan mata merah atau merah muda. Hal ini terjadi karena konjungtiva (lapisan atau membran tipis yang biasanya transparan, yang menutupi sclera dan garis kelopak mata) mengalami infeksi.

Pembuluh darah konjungtiva lebih superfisial daripada pembuluh darah siliari sehingga dapat menyebabkan mata terlihat lebih merah dan dapat menghilang dengan vasokonstriktor topikal.3. Sedang pterigium me­ru­pa­kan pe­nebalan pada kon­jung­tiva bola mata berupa li­patan seperti daging berwar­na pink kemerahan berben­tuk segi­tiga yang tumbuh men­jalar dari kon­jungtiva dengan puncak segitiganya di kornea. Konjungtiva dari forniks adalah lapisan kantung yang hadir di persimpangan antara permukaan posterior kelopak mata dan bagian anterior dari bola mata.

Kista konjungtiva merupakan kondisi dimana munculnya kista (kantung putih berisi cairan) pada konjungtiva mata Konjungtiva adalah selaput bening yang menutupi bagian putih mata dan melapisi bagian dalam kelopak mata.

Loading…


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *