Apa yang dimaksud dengan Kerangka Hewan

Kerangka binatang adalah kerangka struktural hewan. Berdasarkan strukturnya, tiga jenis kerangka terjadi pada hewan: kerangka endoskeleton, eksoskeleton, dan kerangka hidrostatik.

Endoskeleton

Endoskeleton adalah kerangka internal yang terdiri dari tulang dan tulang rawan. Ini terjadi di dalam tubuh vertebrata, termasuk manusia, mamalia, burung, reptil, amfibi, dan ikan. Selain itu, ia berkembang dari endoderm dan merupakan struktur hidup. Tumbuh ketika tubuh tumbuh dan kerangka tunggal dipertahankan sepanjang masa hidup hewan.

Dua bagian utama dari endoskeleton adalah kerangka aksial dan kerangka appendicular. Kerangka aksial terdiri dari tengkorak dan tulang punggung. Fungsi utama tengkorak adalah untuk melindungi otak. Backbone melindungi sumsum tulang belakang. Kerangka appendicular memberikan dukungan pada pelengkap sambil melindungi organ internal.

Meskipun fungsi utama endoskeleton adalah untuk memberikan dukungan struktural dan bantuan dalam gerakan, itu juga melibatkan perlindungan organ-organ tubuh internal. Selain itu, menghasilkan sel darah dalam proses yang disebut hematopoiesis.

Juga, matriks tulang berfungsi sebagai kompartemen penyimpanan kalsium, besi, feritin, dan fosfat. Selain itu, sel-sel tulang melakukan fungsi endokrin dengan mengeluarkan hormon seperti osteocalcin, yang mengatur kadar gula darah dan penumpukan lemak.

Eksoskeleton

Eksoskeleton adalah kerangka eksternal dari arthropoda; itu terbuat dari kitin. Ini terjadi pada diplopoda, chilopoda, arakhnida, krustasea, dan serangga. Fitur karakteristik utama dari eksoskeleton adalah molting-nya. Arthropoda harus melepaskan kerangka mereka karena terjadi di luar tubuh dan melarang pertumbuhan tubuh. Karena itu, mereka mengembangkan beberapa eksoskeleton selama masa hidup mereka. Selain itu, moluska memiliki eksoskeleton yang terdiri dari senyawa kalsium. Namun, mereka tidak menumpahkan kerangka mereka.

Kerangka Hidrostatik

Kerangka hidrostatik adalah kompartemen berisi cairan di dalam tubuh yang disebut coelom. Di sini, tekanan hidrostatik adalah faktor utama yang memberikan dukungan struktural. Juga, ini mendukung organ internal. Ini ditemukan dalam invertebrata dengan tubuh lunak seperti anemon laut, cacing tanah, dan cnidaria.

Persamaan Antara Kerangka Manusia dan Hewan

  • Kerangka manusia dan hewan adalah dua jenis struktur keras yang memberikan dukungan struktural bagi tubuh.
  • Mereka juga membantu penggerak.
  • Kedua jenis kerangka tumbuh dalam ukuran dengan waktu dan mencapai kondisi mantap.
  • Manusia adalah vertebrata, yang memiliki endoskeleton yang terdiri dari tulang dan tulang rawan.
  • Dua bagian utama kerangka vertebrata adalah kerangka aksial dan kerangka usus buntu.
  • Tengkorak dan tulang punggung adalah dua bagian utama kerangka aksial. Sementara itu, kerangka apendikular melindungi organ-organ internal sambil memberikan dukungan struktural dan membantu gerakan.
  • Kebanyakan vertebrata dan manusia berbagi tulang dan otot dasar tetapi dalam proporsi dan rasio yang berbeda.

Rangka (skeleton)
Sebagian besar binatang mempunyai rangka yang sangat kokoh (skeleton), yang menyajikan sokongan bagi tubuh serta berperan dalam pergerakan.

Secara umum rangka pada binatang sanggup dikelompokan menjadi dua belahan yaitu rangka dalam (endoskeleton) dan rangka luar (eksoskeleton).

Rangka dalam dijumpai pada hewan-hewan tingkat tinggi contohnya pada hewan-hewan golongan vertebrata menyerupai Mammalia (hewan menyusui), Aves (burung), Reptil (binatang melata), Amfibi (katak), dan Pisces (ikan).

Fungsi rangka pada vertebrata ini sama halnya dengan fungsi rangka pada manusia, yaitu pelindung bagi organ tubuh yang lunak, alat gerak pasif, daerah melekatkan otot, pemberi bentuk tubuh, daerah pembuatan sel darah dan sebagai penyokong tubuh.

Rangka luar, umumnya dimiliki oleh kelompok binatang tingkat rendah, contohnya pada invertebrata menyerupai siput, kerang, udang, kepiting, lipan, serangga, dan yang lainnya. fungsi rangka pada binatang tingkat rendah ini, Istimewa untuk sebagai alat pelindung saja. Mungkin anda pernah makan siput atau keran? anda sanggup membayangkan bagaimana kesudahannya jikalau kedua binatang ini tidak mempunyai rangka luar, tubuhnya begitu lunak bukan? Rangka luar pada kedua binatang ini dalam kehidupan sehari-hari disebut cangkang.

Apakah semua binatang mempunyai rangka? Tentu jawabannya tidak. Kebutuhan rangka pada binatang tidaklah mutlak. Beberapa binatang invertebrata darat dan perairan tidak mempunyai rangka, contohnya cacing tanah dan cumi-cumi.

Rangka luar dalam pengertian luas sanggup berupa suatu cangkang (Cocha, Shell). Rangka luar lain, contohnya pada bunga karang, binatang lunak (Molluska), dan Arthopoda.

Rangka dalam bersifat tegar, contohnya pada binatang, bunga karang, dan Moluska, atau bersendi-sendi dan sanggup digerakan contohnya pada binatang berkulit duri (Echinodermata), binatang berbuku-buku (Arthopoda), dan binatang bertulang belakang (Vertebrata).

Rangka luar, selain berfungsi sebagai pelindung dan pertahanan juga sanggup membatasi ukuran tubuh final suatu hewan. Hal ini disebabkan oleh otot-otot dalam tubuhnya tidak sanggup membesar dan kurang berpengaruh untuk menggerakan kerangkanya. Sebaliknya rangka dalam jauh lebih sedikit fungsinya dalam membatasinya ukuran jauh. Oleh lantaran itu beberapa vetebrata sanggup mencapai ukuran sangat besar, contohnya pada gajah, badak, kuda nil, ikan hiu, ikan paus, dan yang lainnya.

2. Rangka vertebrata

Rangka pada vertebrata yaitu rangka dalam. Jaringan-jaringan penyusun rangka sanggup dibedakan menjadi: Jaringan ikat, jaringan rawan, dan jaringan tulang.

Rangka pada vertebrata dibedakan menjadi 3 belahan utama yaitu tengkorak, rangka badan, dan rangka anggota gerak. Pada modul ini, tidak akan dibahas secara rinci, menyerupai sistem alat gerak pada manusia. Yang menjadi inti dari menu Istimewa untuk pada macam dan fungsi rangkanya.

a. Rangka Burung

Rangka burung terdiri atas tengkorak, ruas-ruas tulang belakan, tulang-tulang dada dan gelang bahu, tulang-tulang gelang panggul, tulang-tulang anggota dan akup, dan tulang-tulang anggota tubuh belakang.

Sebagian tulang berongga dan ringan, hal ini berkhasiat untuk mengurangi berat, tertutama pada burung-burung yang sanggup terbang tinggi. Di samping itu. tulang dadanya berpengaruh dan besar, ini berfungsi untuk melekatnya otot-otot yang berfungsi untuk tebang. Tulang dadanya mempunyai tonjolan-tonjolan yang disebut krista sterni (limas tulang dada) dan tiga pasang spina sterni (taju tulang dada).

Krista sterni terletak pada garis tengah, berbentuk pipih, dan tegak lurus pada tulang dada. Tonjolan ini berkhasiat sebagai daerah melekatnya otot-otot terbang. Burung yang tidak sanggup terbang tidak mempunyai krista sterni, contohnya pinguin dan burung onta.

b. Rangka Reptil

Selain mempunyai rangka dalam, golongan reptil mempunyai penutupan tubuh yang kuat. Yang perlu diingat epilog tubuh tidak sama dengan rangka luar.
Penutup tubuh reptil majemuk ada yang berupa kulit bersisik yang mencakup seluruh tubuh, contohnya pada buaya, kadal, ular dan yang lainnya. Selain itu ada pulayang belahan punggungnya mengalami penandukan sampai yaitu lapisan tebal, atau yang mempunyai epilog tubuh berupa perisai, contohnya pada kura-kura.

c. Rangka Amfibi

Rangka kata yaitu rangka dalam yang disokong bagian-bagian yang lunak. Susunan rangka ini terdiri atas tengkorak, kerangka tubuh, dan anggota gerak. Fungsi rangka katak menyerupai vertebrata lain pada umumnya yaitu untuk melindungi belahan tubuh yang lunak, melekatnya otot dan untuk pergerakan.

Pada fase kecebong (berudu) tulang-tulang masih lunak, lalu pada fase cukup umur menjadi keras. Tapi sembungan antar tulang masih lunak. Gambar berikut menandakan secara rinci tulang-tulang yang membentuk kerangka katak.

d. Rangka Ikan

Sama menyerupai vertebratas lain, ikan mempunyai kerangka dalam yang terdiri atas tengkorak, kerangka tubuh, dan anggota gerak. Kerangka tubuh terdiri atas ruas-ruas tulang belakang dan tulang iga. Masing-masing ruas tulang belakang terdiri atas tubuh ruang, duri otot dan lengkung atas

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *