Apa yang dimaksud dengan Kaukasia

Kaukasia adalah Seorang anggota ras manusia yang berkulit putih.

Cara mengetahui klasifikasi suatu ras hanya dengan menganalisis morfologi tengkorak, warna kulit (sebagai tambahan) serta mengelompokkan fenotip masing masing ras tersebut, setiap wilayah akan berbeda tergantung orang-orang beradaptasi terhadap lingkungan yang ditinggali.

Ciri-ciri fisik ras kaukasoid sebagai berikut;

• Memiliki kulit putih dan dermis paling sedikit dari ras lainnya (kecuali di India)
• Hidung mancung
• Memiliki rambut berwarna cokelat hingga pirang
• Memiliki mulut kecil
• Sudut wajah antara 100° sampai 90°
• Memiliki wajah lonjong dan pirus

Sejarah Ras Kaukasoid

Pengertian dari kata “kaukasoid” adalah penggabungan kata Kaukasia merupakan penduduk asli Kaukasus dan imbuhan kata akhiran (id) berasal dari bahasa Yunani (eidos) yang artinya bentuk/kemiripan. Pengertian keseluruhan Kaukasoid adalah kemiripan dengan penduduk asli Kaukasus. Sama halnya seperti istilah ras lain Negroid ataupun Mongoloid.

Pada tahun 1785 penggunaan konsep ras kaukasia dalam pengelompokan asal usul manusia secara luas oleh Christoph Meiners yang berkebangsaan Jerman. Menurut Meiners bahwa ciri khas kaukasia adalah mempunyai kulit putih, paling sempurna dan paling halus. Hal ini diungkapkan serangkaian artikel yang ia buat untuk membanggakan orang Jerman dengan penduduk benua Eropa. Hal ini menjadi pengacu rasisme tentang perbedaan ras atau golongan.

Tahun 1795 seorang antropolog bernama Johann Friedrich Blumenbach memberikan tanggapan mengenai ras kaukasoid berdasarkan taksonomi dan karniometri. Anggapan Blumenbach mengenai manusia memiliki asal usul yang sama dan termasuk spesies tunggal. Ia menerbitkan buku “On the Natural Variety of Mankind” pada tahun 1851. Isi yang terkandung didalamnya menjelaskan tentang pengelompokan manusia berdasarkan 5 ras meliputi; Mongoloid (ras kuning), Kaukasia (ras putih), Melayu (ras cokelat), Amerika (ras merah) dan Ethiopia (ras hitam).

Tahun 1939 seorang bernama Carleton S. Coon beranggapan mengenai ras kaukasia merupakan manusia yang nenek moyangnya campuran antara homo sapiens dengan neanderthalensis dan ia juga berpendapat hilangnya pigmen kulit ras ini disebabkan oleh perpindahan tempat ke utara. Perbedaan ras menurut Coon dibagi menjadi 5 antara lain; kaukasoid, capoid, australoid, mongoloid dan negroid. Coon mempublikasikan buku “The Origin of Races” pada tahun 1962, kesimpulan dari buku tersebut yaitu ras manusia berevolusi dari waktu ke waktu secara terpisah dari Homo erectus.

Ras kaukasoid termasuk kedalam 3 ras besar yang telah kita pelajari sekarang bersama mongoloid dan negroid. Perbedaan ras ini dengan ras lain adalah bentuk wajah ortognathis sedangkan struktur kulit yang rentan apabila terpapar terhadap sengatan matahari. Hal ini disebabkan oleh jumlah melanin dalam kulit yang sedikit. Ras kaukasoid dibagi menjadi tiga golongan yaitu Arya (Indo-Eropa), Semitik dan Hamitik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *