Apa yang dimaksud dengan Gravitropisme

Gravitropisme adalah respon pertumbuhan alami tanaman terhadap efek gravitasi. Biasanya, akar tumbuh ke tanah, dan batang dan daun tumbuh di atas tanah. Namun, ketika sebuah tanaman ditempatkan di sisinya, ia akan mulai menekuk kembali secara otomatis dalam posisi tegak. Ini adalah hasil reaksi kimia dari gravitropisme.

Gravitropisme terjadi ketika hormon tanaman yang disebut auksin dipicu untuk secara otomatis membantu tanaman merespon efek gravitasi.

Jika tanaman diletakkan di sisinya, konsentrasi auksin meningkat sepanjang sisi bawah akar dan batang dan respon tanaman akan kembali ke posisi atas. Auksin mendorong elongasi sel pada bagian batang, yang secara naluriah membuat tanaman membungkuk kembali ke arah langit, tidak peduli bagaimana posisi ditempatkannya.

Auksin melarang pemanjangan sel di akar, yang menyebabkan akar membungkuk ke tanah. Di alam, jika tanaman ditekuk ke tanah dari pengaruh angin atau jika ia rusak oleh batang atau cabang yang jatuh, ia akhirnya akan tumbuh kembali dalam posisi ke atas, tanpa bantuan dari tukang kebun, karena gravitopisme.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *