Apa yang dimaksud dengan Fraksinasi Sel

Fraksinasi Sel adalah Pemisahan komponen subseluler individu sel (membran, nukleus, sitoplasma, mitokondria) dengan menggunakan sentrifugal, yang memungkinkan studi lebih dekat komponen seluler individu.

Fraksinasi sel ialah teknik untuk memisahkan bagian-bagian sel. Secara umum, teknik ini melibatkan homogenisasi, yaitu pemecahan sel secara halus dengan bantuan blender atau alat ultrasuara, dan sentrifugasi, yaitu pemisahan komponen-komponen sel oleh gaya sentrifugal dalam alat sentrifuge, alat seperti komidi putar untuk tabung reaksi yang dapat berputar pada berbagai kecepatan.

Sentrifuge yang paling canggih, yang disebut ultrasentrifuge, dapat berputar secepat 80.000 rotasi per menit (rpm) dan memberikan gaya pada partikel-partikel sampel hingga 500.000 kali gaya gravitasi bumi (500.000 g).

Pemutaran homogenat di dalam sentrifuge akan memisahkan bagian-bagian sel ke dalam dua fraksi, yaitu pelet, yang terdiri atas struktur-struktur lebih besar yang terkumpul di bagian bawah tabung sentrifuge, dan supernatan, yang terdiri atas bagian-bagian sel yang lebih kecil yang tersuspensi dalam cairan di atas pelet tersebut.

Supernatan ini disentrifugasi kembali dan prosesnya diulangi, dengan kecepatan putaran yang semakin tinggi pada setiap tahap, sehingga komponen sel yang semakin lama semakin kecil terkumpul dalam pelet yang berurutan.
Teknik fraksionasi sel merupakan teknik membandingkan antara dua hal yaitu kerusakan sel dan pemisahan dari organel subseluler dan partikel yang berbeda. Fraksionasi sel termasuk dalam pemisahan sel-sel atau jaringan ke dalam beberapa fraksi yang terpisah dimana fraks-fraksi tersebut mampu untuk mempermudah pengamatan lebih lanjut secara terpisah atau spesifik.

Fraksionasi sel dapat dilakukan secara bertahap dengan tahapan-tahapan sebagai berikut (Wang dkk., 2013):

1. Memisahkan sel-sel atau jaringan yang dijadikan bahan dalam sebuah media homogenisasi.
2. Menghancurkan dinding sel(apabila ada) dan membran plasma agar isi atau kandungan dalam sel keluar.
3. Memisahkan isi-isi dari sel tersebut atau homogenat ke dalam fraksi individu tersendiri.

Tahapan yang pertama sekaligus kedua adalah memisahkan sel-sel atau jaringan yang dijadikan bahan dalam sebuah media homogenisasi berfungsi untuk mempertahankan struktur dan aktivitas dari pelepasan fraksi sel. Homogenisasi sel memecah membran plasma agar sel dapat melepaskan molekul dan organel yang dikandungnya ke dalam media homogenisasi(Wang dkk., 2013).

Tahapan yang terakhir adalah pemisahan homogenat menjadi fraksi subseluler. Tahapan ini seringkali dilakukan dengan cara sentrifugasi. Sentrifugasi berarti pemisahan dari campura tertentu dengan cara memberikan gaya sentrifugasi(Wang dkk., 2013).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *