Apa yang dimaksud dengan Alveolus

Alveolus: Struktur yang sangat kecil menyerupai kantung ya terdapat pada ujung bronkiolus dan disebut pula gelembung paru-paru, Alveolus adalah struktur anatomi yang memiliki bentuk berongga.Terdapat pada parenkim paru-paru, yang merupakan ujung dari saluran pernapasan, di mana kedua sisi merupakan tempat pertukaran udara dengan darah Alveolus merupakan anatomi yang hanya dimiliki oleh mamalia. Pada vertebrata sistem pertukaran gas memiliki struktur yang berbeda. Membran alveolaris adalah permukaan tempat terjadinya pertukaran gas. Darah yang kaya karbon dioksida dipompa dari seluruh tubuh ke dalam pembuluh darah alveolaris, di mana, melalui difusi, ia melepaskan karbon dioksida dan menyerap oksigen.

Ciri Ciri Alveolus
Berikut ini merupakan ciri ciri yang dimiliki oleh sebuah alveolus yaitu :
. Permukaan dari alveolus yaitu halus
. Bentuk dari alveolus yaitu berupa gelembung udara yang sangat tipis,
. Alveolus merupakan cabang dari bronkiolus

Fungsi Alveolus
1. Sebagai Tempat dari pertukaran gas
Pertukaran gas yang terjadi didalam paru-paru yaitu bersifat difusi pasif, dimana selama proses pertukaran gas ini berlangsung, sel-sel yang ada didalam organ tersebut tidak memerlukan energi untuk dibakar.

Berikut ini adalah mekanisme terjadinya pertukaran gas yaitu sebagai berikut:
Pertukaran Gas dari Alveolus ke Kapiler darah
Proses kerja yang akan terjadi dalam pertukaran gas dari alveolus ke kapiler darah adalah:
. Oksigen (O2) yang ada didalam sebuah alveolus melakukan difusi untuk menembus dinding alveolus dan kemudian akan menembus dinding kapiler darah yang menyelubungi alveolus.
. O2 yang masuk ke dalam pembuluh darah, selanjutnya akan melalui proses pengikatan yang dilakukan oleh hemoglobin (zat merah yang ada pada darah) yang terkandung di dalam sel-sel darah merah yang akan menghasilkan oksihemoglobin (HbO2).
. Lalu kemudian,Darah akan mengedarkan oksigen ke seluruh organ tubuh
di dalam sel-sel tubuh, O2 ini selanjutnya akan digunakan pada proses oksidasi (dilepaskan kembali sehingga oksihemoglobin tersebut akan berubah menjadi sebuah hemoglobin kembali).
. Kadar oksigen yang dapat masuk ke dalam tubuh kita setiap harinya dapat mencapai 300 liter oksigen.yang Sebagian besar dari senyawa tersebut akan diangkut oleh hemoglobin yang ada pada sel darah merah, dan hanya sekitar 2 sampai 3% saja yang dapat larut di dalam plasma darah.

2. TempatPertukaran gas dari kapiler darah menuju ke alveolus
Dalam kedaan normal, tubuh manusia dapat menghasilkan karbondioksida yaitu sekitar 200 cc perharinya, dimana hanya sekitar 4,3 cc saja yang dapat larut kedalam tiap liter darah. Hal inilah yang menyebabkan terbentuknya asam karbonat (H2CO2) yang dapat menjadikan Ph dalam darah menjadi asam. Untuk menetralkan keasaman dari ph tersebut, maka sangat diperlukan ion Na+ dan juga ion K+.

Kemudian,karbondioksida akan dilepaskan kembali kedalam paru-paru melalui sebuah aliran darah. Pada proses ini, konsentrasi dari karbondioksida dan asam karbonat menjadi teruraikan, dimana asam dari karbonat ini kemudian akan terurai menjadi air dan juga karbondioksida kembali. kadar dari CO2 yang dilepaskan darah kembali ke paru-paru yaitu sekitar 10% dan sisanya berfungsi untuk menjaga keasaman dari ph darah yaitu dalam bentuk bikarbonat (HCO3-).

Berikut ini merupakan alur dari proses pertukaran gas:
. CO2 (karbondioksida)yang telah diikat oleh hemoglobin kemudian akan dibawa kembali menuju ke paru-paru
. Setelah sampai di Alveolus yang berada pada bronkiolus didalam paru-paru , CO2 (karbondioksida)ini akan menembus dinding pembuluh darah dan dinding alveolus.
. Dari sinilah kemudian, CO2 (karbondioksida) akan menuju ke tenggorokan lalu berlanjut ke lubang hidung untuk mengalami proses pembuangan udara.

3. Tempat Penyimpan udara didalam tubuh untuk sementara waktu
Fungsi lain yang dimiliki dari alveoli yaitu: sebagai tempat penyimpanan udara dalam sementara waktu yang kemudian akan memungkinkan penyerapan udara yang berisi oksigen (O2) tersebut ke dalam darah.
Alveolus juga merupakan struktur anatomi tubuh yang dapat ditemukan pada sebuah bronkiolus yang berada di dalam paru-paru. Fungsi dari struktur anatomi ini berawal ketika kita sedang bernafas atau menghirup udara melalui rongga bagian hidung.
Udara yang berisi oksigen (O2) yang masuk kedalam tubuh ini nantinya akan diserap oleh darah melalui sebuah kapiler yang selanjutnya akan diedarkan ke seluruh sistem peredaran darah kedalam tubuh manusia.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *